SUARA GARUT - Ijazah siswa tidak mampu WM (19) yang ditahan pihak SMAN 6 Garut hilang dan sampai sekarang belum ditemukan.
Pihak sekolah melalui bidang kurikulum mengaku kejadian seperti ini banyak terjadi karena ada kesalahan informasi.
Namun, Bidang Kurikulum SMAN 6 Garut, Taopik Ramdani tidak menyangkal pihaknya telah menerima keluhan dari orang tua salah satu alumni terkait kehilangan ijazah.
Taopik menandaskan ijazah milik WM sudah ada yang mengambil. Ia mencoba meyakinkan dengan menunjukkan buku penerimaan ijazah.
"Lebih baik di cek dulu barangkali ada pihak keluarga yang mengambil tapi tidak berbicara dulu dengan orang tua yang bersangkutan," ungkapnya.
Menurut Taopik kejadian seperti itu banyak terjadi. Ia mencontohkan, ada anggota keluarga lain yang mengambil ijazah tersebut tanpa sepengetahuan keluarga siswa.
Namun dirinya mengaku, ada persoalan dalam bukti daftar penerimaan ijazah tersebut.
Pasalnya, penerima ijazah tidak mencantumkan namanya, hanya membubuhkan tanda tangan saja.
"Memang ini kelemahan kami. Di buku penerimaan ijazah hanya ada tandatangan tapi tidak ada namanya," katanya.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Cedera saat Bela Jeonnam, Batal Kantongi Lionel Messi di FIFA Matchday?
Taopik mengakui penyerahan ijazah tersebut adalah kesalahan pihaknya. Namun sekarang pihak sekolah sudah berbenah.
"Itu kesalahan petugas yang dulu. Saat ini kita sudah evaluasi dan berbenah," ucapnya.
Taopik menandaskan, mulai saat ini siapapun siswa boleh mengambil ijazah meski masih memiliki tunggakkan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?