SUARA GARUT - Ijazah milik siswa berlatar belakang keluarga kurang mampu hilang di sekolah tempat dirinya menimba ilmu yaitu SMAN 6 Garut.
Pihak keluarga menuturkan kronologi hilangnya ijazah di SMAN 6 Garut bermula saat pihak keluarga tak mampu membayar sisa iuran sebesar Rp. 3250.000 kepada pihak sekolah.
Lalu ijazah siswa yang bersangkutan ditahan sebagai jaminan agar orang tua siswa bisa melunasi semua iuran yang tertunggak di sekolah.
Satu tahun berselang, pihak keluarga ingin menebus ijazah anaknya yang tertahan. Namun sayang ijazahnya sudah tidak ada di sekolah.
Pihak sekolah berdalih, Ijazahnya sudah ada yang mengambil dan mengaku perwakilan pihak keluarga.
Saat ini, siswa tidak mampu berinisial WM (19) yang lulus mengenyam pendidikan di SMAN 6 Garut kesulitan mendapat pekerjaan.
Karena hingga sekarang, ijazah kelulusan WM belum diterima pihak keluarga ataupun pribadi siswa yang bersangkutan.
WM mengaku saat ini dirinya kesulitan mendapatkan pekerjaan karena tidak ada ijazah.Padahal dirinya berkeinginan membantu perekonomian keluarganya.
WM merupakan warga warga Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Gandeng DANA untuk Mudahkan Masyarakat Berkurban
Orang tua WM, Munawaroh (42) mengaku ijazah anaknya WM ditahan pihak SMAN 6 Garut karena memiliki tunggakan.
"Lulus tahun 2022 setahun kemudian mau ditebus karena baru punya uang ijazahnya malah tidak ada," ucap Munawaroh, Rabu (24/5/2023).
Munawaroh kesal kepada pihak sekolah karena dengan santai malah menyuruhnya untuk lapor polisi.
"Saya heran, yang menghilangkan kan pihak sekolah ko malah saya yang harus lapor Polisi," ujarnya kesal.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?