SUARA GARUT - Warga di Kampung Gembor, tepatnya di Jalan Raya Lebak Gedong-Warung Banten, Kampung Gembor, Lebak Banten digegerkan dengan penemuan sesosk mayat bayi laki-laki.
Belakangan terungkap, mayat bayi tak berdosa itu adalah korban kesadisan orang tuanya sendiri, yakni sejoli berinisial SS (20) dan BA (20)
Kepada awak media, Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU Andi Kurniady Eka Setyabudi mengungkapkan, sejoli tak berperasaan ini merupakan pasangan kekasih.
"Unit PPA Satreskrim Polres Lebak Polda Banten, bersama Polsek Lebak Gedong dan Polsek Sobang berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi pada Rabu (10/5) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Raya Lebak Gedong-Warung Banten," ungkapnya. (24/5/ 2023)
Dijelaskannya, kedua pasangan bukan suami istri ini diduga telah melakukan kekerasan terhadap darah daging nya sendiri dari hasil hubungan gelap.
Motif pembunuhan sendiri terungkap, kedua muda mudi ini merasa malu memiliki anak dari hubungan yang tak halal.
Pasangan berdarah dingin imngaku telah membunuh bayinya dengan cara membekap mulut dan hidung hingga meninggal dunia.
Setelah yakin bayi malang itu tewas, pasangan bejat ini pun menguburkannya di sebuah area perkebunan yang memang disiapkan oleh mereka berdua.
Jika di kemudian hari saat kasusnya dimejahijaukan terbukti bersalah, maka keduanya akan terjerat Pasal 76C Jo Pasal 80 UU RI No. 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Atau Pasal 340 dan/atau Pasal 338 KUHP.
Baca Juga: Dua Peramal Ini Sebut Video Syur Mirip Rebecca Asli, Masih Ada Lanjutannya
Ancamannya, hukuman 20 tahun atau 15 tahun penjara menanti sejoli pendosa tersebut. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi