SUARA GARUT - Pengajuan usulan formasi dari daerah saat ini dinilai sangat minim, meski Kementerian PANRB sudah melakukan perpanjangan berkali-kali, terakhir akan diperpanjang kembali hingga Juni 2023.
Menyikapi berbagai persoalan terkait tenaga guru honorer, menteri Pendidikan Nadim Makarim mengeluarkan jurus terakhir jelang penghapusan honorer 28 November 2023 mendatang.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang digelar Komisi X DPR RI, Menteri Nadim memperkenalkan tiga pilar solusi guna mengatasi masalah honorer.
Tiga pilar solusi menurut Menteri Nadim tersebut, yaitu, Marketplace, perekrutan sekolah, hingga penempatan pada formasi kurang minat.
Dalam sistem Market Place untuk guru, menurut Nadim adalah suatu data best yang didukung teknologi, nantinya semua sekolah dapat mengakses siapa saja yang dapat menjadi guru.
Mereka yang bisa masuk data best market place tersebut terdiri dari, guru honorer yang lulus seleksi, dan lulusan pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan.
Nantinya menurut Menteri Nadim, yang telah masuk market place dapat mendaftar sebagai calon guru ASN, tanpa harus menunggu formasi secara terpusat.
Selain itu, Menteri Nadim menjelaskan melalui sistem baru yang akan diterapkan pemerintah, nantinya sekolah akan diberikan otoritas khusus untuk merekrut calon guru ASN.
Berkenaan dengan itu, dalam paparan di RDP Komisi X DPR RI, Menteri Nadim menyebutkan anggaran gaji dan tunjangan guru ASN akan dialihkan ke sekolah.
Baca Juga: Si Paling Toleran, Ini 4 Zodiak yang Sangat Menghormati Budaya Lain
Dana tersebut di trasnfer terpisah dengan anggaran bantuan oprasional sekolah (BOS).
Sekolah kata Menteri Nadim dapat merekrut guru ASN kapan saja, asalkan sesuai formasi.
"Jadi Formasi ditentukan pemerintah pusat tapi bersipat dinasmis setiap tahunnya tergantung jumlah siswa," kata Mas Menteri.
Meski begitu, dalam merekrut calon guru ASN, nantinya Sekolah merekrut guru dari data best yang sudah disediakan dalam market place. (*)
Berita Terkait
-
FGHNLPSI Melihat Ada Jebakan Batman di Balik Sistem Baru Seleksi ASN PPPK Yang Akan Diterapkan Menteri Nadim, Mengapa Ya?
-
Perjuangkan Honorer, Fagar Sebut Disdik Garut Ajukan 6000 Formasi Tenaga Guru, Syaratnya Begini
-
Kepala Kejari Garut Ajak Siswa SMP Bijak dan Cerdas dalam Bermedsos, Hindari Hukuman
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
Terkini
-
Here We Go! Andoni Iraola Sepakat Latih Liverpool Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
Tayang Paruh Kedua, Joy dan Kim Hyun Jin Bintangi One of a Kind Romance
-
Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO
-
Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Raffi Ahmad Mendadak Jalani Operasi Tengah Malam, Sakit Apa?
-
Cabai Melejit, Tiket Pesawat Melesat: Inflasi Jatim di Mei 2026
-
Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking
-
Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!