SUARA GARUT - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi akhirnya melaporkan penyerobotan lahan milik Pemprov Jawa Barat yang ada di SMAN 2 Leles, Kabupaten Garut kepada Wakil Gubernur Jabar, UU Ruzhanul Ulum saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat.
Dia menyampaikan permohonan agar bangunan liar yang berada di lingkungan sekolah SMAN 2 itu segera ditertibkan.
Lahan milik Pemprov yang berada di lingkungan SMAN 2 Kabupaten Garut, saat ini sebagian digunakan serta dikuasai oleh pihak lain untuk kepentingan komersil.
"Iya tadi saya sampaikan di depan Rapat Paripurna agar tidak ada lagi penguasaan lahan secara ilegal, terlebih lahan milik negara ini dibangun permanen lalu dikomersilkan pihak eksternal. Padahal lahan itu sejatinya harus dipergunakan untuk kepentingan SMAN 2," ujar Enjang Tedi usai Rapat Paripurna, Rabu (31/5/2023).
Anggota Fraksi PAN Dapil Kabupaten Garut ini pun menyampaikan bahwa Wagub Jabar merespon baik dan akan segera menindak lanjuti laporan yang ia sampaikan tersebut.
Enjang Tedi berharap, ke depan tidak ada lagi pihak pihak yang menyalahgunakan aset pemerintah untuk kepentingan personal.
"Awalnya pada tanggal 22 Mei 2022, saya sesuai dengan tupoksi saya di Komisi 5 melaksanakan kunjungan informal ke SMAN 2. Ada laporan dari pihak sekolah bahwa lahan lingkungan sekolah yang sejatinya akan digunakan untuk kepentingan sekolah, sekarang digunakan pihak lain membangun toko lalu disewakan," jelasnya.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Garut melalui instansi terkait sudah merespon persoalan tersebut dan akan segera menindak lanjuti dengan melakukan penertiban.
Pada prinsipnya, lanjut Enjang, semua pihak tidak boleh seenaknya menggunakan lahan bukan haknya.
Baca Juga: Ternyata TMT Sembilan Bulan Gaji PPPK Guru 2022 Ambyar! BKN Regional III Malah Bilang Ini
"Saya apresiasi Pemkab Garut juga merespon baik untuk penyelesaian masalah lahan di SMAN 2 ini. Memang rencananya lahan yang dibangun itu akan digunakan untuk fasilitas siswa SMAN 2," jelasnya.
Sebagai informasi, lahan milik Pemprov Jabar tersebut memiliki luas 2187m². Tahun 2020, SMAN 2 berencana membangun area parkir untuk siswa.
Namun, rencana itu terkendala akibat ada sebagian lahan seluas 513m² dibangun permanen dan dikuasai oleh pihak lain.
"Ya kita harap ada solusi misalnya musyawarah dan mufakat sehingga muncul kesadaran pengguna lahan milik Pemprov itu dan segera dikembalikan karena ini untuk keperluan pendidikan masyarakat Garut," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SMAN 2 Garut Rozak Mulyana mengatakan bahwa penyerobotan tanah sudah terjadi cukup lama. (*)
Editor: SENO
Berita Terkait
-
Keluarga Mantan Kepala Sekolah Kuasai Tanah SMAN 2 Leles Garut, Enjang Tedi Minta Pemprov Berani Eksekusi
-
Warga Negara Asing Serobot Lahan di Samarang Garut, Pemilik Tanah Segera Lapor Polisi, Ternyata Begini Modus Penipuannya!
-
Anggota DPRD Jabar Siap Dampingi Proses Hukum dan Konseling Bagi Anak Korban Kekerasan Seksual di Garut
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan