Sementara itu, dalam sistem proporsional tertutup, penetapan calon terpilih berdasarkan nomor urut.
Sebagai contoh, jika partai politik mendapatkan dua kursi, maka calon terpilih adalah yang memiliki nomor urut satu dan dua.
4. Derajat Keterwakilan: Pemilih Memiliki Kontrol vs. Tidak Langsung
Pemilihan umum dengan sistem proporsional terbuka memiliki derajat keterwakilan yang tinggi karena pemilih dapat secara langsung mengontrol wakil yang mereka pilih untuk duduk di lembaga legislatif.
Namun, dalam pemilihan umum dengan sistem proporsional tertutup, pemilih tidak dapat memilih wakil secara langsung, sehingga pilihan partai politik belum tentu mencerminkan pilihan pemilih.
5. Tingkat Kesetaraan Calon: Dukungan Massa vs. Kedekatan dengan Elite Partai
Sistem proporsional terbuka memberikan peluang bagi kader-kader yang tumbuh dan populer dari bawah untuk berhasil karena dukungan massa yang mereka terima.
Di sisi lain, sistem proporsional tertutup cenderung didominasi oleh kader-kader yang memiliki kedekatan dengan elite atau petinggi partai politik, bukan karena dukungan dari masyarakat.
6. Jumlah Kursi dan Daftar Kandidat: Proporsional vs. Lebih Banyak
Baca Juga: Positif Covid-19, Jisoo Terpaksa Absen dari Konser BLACKPINK di Jepang
Pemilihan umum dengan sistem proporsional terbuka memastikan bahwa setiap partai politik memperoleh kursi yang sebanding dengan jumlah suara yang diperoleh.
Namun, dalam sistem proporsional tertutup, setiap partai politik dapat menyajikan daftar kandidat dengan jumlah yang lebih banyak daripada jumlah kursi yang dialokasikan untuk satu daerah pemilihan.
Dengan memahami keenam perbedaan di atas, pemilih dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang sistem pemilihan yang digunakan dalam pemilu.
Ini penting agar pemilih dapat membuat keputusan yang bijak saat memilih wakil-wakil mereka di lembaga legislatif. (*)
Disclaimer: Tulisan ini sebelumnya tayang di yoursay.suara.id dengan judul Harus Tahu! Perbedaan Pemilu Proporsional Terbuka dan Tertutup
Editor: SENO
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur