SUARA GARUT - Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Barat, menargetkan menjadi juara umum di ajang PON XXI 2024 yang akan di gelar di Sumatera Utara (Sumut).
Untuk meraihnya, PTMSI Jabar mengandalkan 4 pemain muda potensial asal Kabupaten Garut yang namanya sudah tak asing lagi di kancah tenis meja Jabar.
Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Barat, baru-baru ini menggelar seleksi di daerah (Selekda) tenis meja. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai persiapan dalam menghadapi ajang babak kualifikasi tenis meja PON XXI 2024.
Ketua Umum Pengprov PTMSI Jabar, Dr (HC) Nurseno SP Utomo, menyebutkan menggelar seleksi di daerah (Selekda) tenis meja.
Kegiatan selekda ini, kata dia, bertujuan untuk memilih atlet- atlet terbaik dari daerah atau club.
"Selekda ini dikemas dengan penyatuan bersama dalam event pertandingan bertema Spin Jabar dan Platinum 100 yang berhadiah. Pesertanya adalah para pemain legenda , veteran, dan seluruh komunitas tenis meja se-Indonesia yang tujuannya untuk mempersatukan seluruh elemen tenis meja Jabar khususnya dan Indonesia pada umumnya agar terjadi silaturahmi yang lebih erat antar pemain atau atlet-atlet lintas generasi", ujar Nurseno.
Disampaikannya, kegiatan selekda tenis meja ini dilaksanakan dari tanggal 25 Mei 2023 hingga 27 Mei 2023. Pembukaan selekda dihadiri oleh Ketum PB PTMSI Peter Layardi Lay beserta jajaran pengurus, Kadispora Jabar, Ketua KONI Jabar, serta tamu peninjau dari Papua Selatan yang terdiri dari Ketua Ill, Bendahara, dan Sekum KONI Papua Selatan, dan sejumlah penasehat serta pengurus Pengprov PTMSI Jabar.
Untuk putra, tutur Nurseno, empat besar yang dinyatakan lolos berdasarkan hasil selekda yakni Taufik Fikri (PTM Stoni Bekasi Kota), Andre Gunaya (Garut), Noval (PTM Brilian, Kab Bandung), dan Gibran (Garut). Sedangkan untuk kategori putri, empat besarnya terdiri dari Vera (Tasikmalaya), Wida (PTM Stoni Bekasi Kota), Ida (Garut), dan Almaira (Ciamis).
Sementara itu pelatih yang telah ditetapkan untuk pendampingan kontingen Jabar adalah Yon Mardiono, Anton Hedyan, dan Tony Mbenk.
"Selanjutnya mereka akan menjalani latihan di trainning center yang akan di laksanakan menuju babak kualifikasi PON XXI yang akan di selenggarakan 17-20 Agustus di Bywalk, Pluit, Jakarta", katanya.
Nurseno juga menyampaikan, kegiatan selekda tenis meja PTMSI Jabar juga dihadiri para penasehat, antara lain Anton Suseno, Ade Kusyanto, Prof Nurlan, Prof Ganjar, dan Prof Abas.
Terkait target dari hasil selekda ini, menurut Nurseno, bisa lolos babak kualifikasi PON dan menjadi juara umum di PON XXI yang akan dilaksanakan di Sumatera Utara, September 2024 mendatang. Target juara umum ini dinilainya tidaklah berlebihan mengingat tim kontingen tenis meja Jabar sebelumnya berhasil menyabet gelar juara umum pada ajang Kejurnas Tenis Meja yang dilaksanakan di Manado beberapa waktu lalu.
"Pelaksanaan selekda tenis meja Jabar ini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Menteri Koperasi, Teten Masduki pun telah menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya pelaksanaan selekda ini", ucap Nurseno.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi