SUARA GARUT - Bentrokan di Jogja Pendekar PSHT dengan warga sempat terjadi sehingga diterjunkan Polisi pengurai massa.
Tawuran Pendekar PSHT dengan warga setempat pun tak terelakkan saat anggota perguruan tersebut melakukan konvoi di Jogja.
Konvoi tersebut diduga sebagai buntut aksi penganiayaan terhadap salah satu anggota Persaudaraan Setiya Hati Teratai (PSHT).
Sebelumnya seorang anggota PSHT bernama Ali Sutanto dianiaya warga Parangtritis Kretek Bantul, Jogja.
Sebenarnya, Polres Bantul telah mengamankan 3 orang pelaku penganiayaan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Pelaku penganiayaan telah diamankan Polres Bantul. Tiga orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jefrry, Minggu (4/6/2023) malam.
Jadi sebetulnya tuntutan anggota PSHT sudah terpenuhi karena Polres Bantul sudah menangkap ketiga pelaku penganiayaan.
Informasi dihimpun garut.suara.com pada Minggu malam PSHT melakukan aksi konvoi kendaraan dan sempat terjadi bentrokan dengan warga di Jogja.(*)
Berita Terkait
-
Jogja Mencekam! Ratusan Pendekar PSHT Bentrok dengan Massa Kenakan Baju Suporter Bola, Saat ini Keributan Makin Meluas
-
Tawuran Pecah di dekat Balai Kota Yogyakarta hingga ke Jalan Tamansiswa, Begini Kata Polisi
-
Kawasan Jalan Pasar Kembang Kembali Digunakan Parkir Kendaraan, Pemkot Jogja Siapkan Penindakan Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil
-
BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin