SUARA GARUT - Salahsatu SMP Negeri di kawasan Cikelet Kabupaten Garut baru-baru ini diduga telah melakukan tudingan fiktif terhadap sekolah swasta, yakni SMP IT Tunas Bangsa.
Tentu saja, tudingan yang berbau fitnah tersebut tidak bisa diterima oleh pihak SMP IT Tunas Bangsa yang berada dibawah naungan Yayasan Zaharatul Jannah Akbar itu.
Menurut ketua Yayasan Zaharatul Jannah Akbar, Eva Sudiana, S.Pd.I., ini M.Pd , kasus ini baru diketahui setelah dirinya dipanggil pihak Dinas Pendidik Kabupaten Garut, pada Selasa 6 Juni 2023.
"Saya kaget tiba-tiba dipanggil Disdik Garut. Ternyata ada yang lapor bahwa keberadaan SMP IT Tunas Bangsa yang kami kelola dituding fiktif oleh pihak salah satu SMP Negeri di Cikelet," ungkapnya.
Eva menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan berbau fitnah. Pasalnya selama ini legalitas serta dapodik SMP IT Tunas Bangs sudah jelas aftar di Kemendikbud.
"Tudingan ini jelas tidak bisa kami terima. Ini fitnah. Saya sebagai ketua Yayasan Zaharatul Jannah Akbar akan melakukan langkah hukum, jika tidak ada niat baik dari pihak-pihak terkait," ungkap Eva Sudiana, saat dijumpai Suara Garut, Kamis 8 Juni 2023.
Eva menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan audensi dengan pihak DPRD Kabupaten Garut untuk mengklarifikasi kasus ini.
"Kasus ini tidak bisa dibiarkan, ini sudah menyangkut marwah dunia pendidikan di Garut. Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan audensi dengan pihak DPRD maupun pihak Disdik Garut," tandasnya.
Menurut Eva, dengan adanya tudingan berbau fitnah ini, pendidik, peserta didik dan orang tua siswa di SMP IT Tunas Bangsa menjadi tidak tenang.
Baca Juga: Cek Fakta: Irwan Mussry dan Yuni Shara Umrah Bareng, Maia Estianty Menjerit
"Dengan tudingan dan fitnah ini, para guru, anak-anak didik kami, dan orang tua siswa di SMP IT Tunas Bangsa menjadi tidak tenang," tandasnya.
Diharapkannya, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Garut lebih baik lagi dalam melakukan pengawasannya terhadap sekolah yang berada dibawah naungannya.
"Tentunya saya berharap, pihak Disdik memberikan pengawasan kebijakan baik lagi, khususnya terhadap sekolah sekolah yang berada dibawah naungannya. Jangan sampai malah menganggu stabilitas dan kondusivitas proses belajar mengajar," katanya.
Perlu diketahui, SMP IT Tunas Bangsa adalah salahsatu sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Kampung Ciserehan RT 01 RW 03, Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Keberadaan SMP IT Tunas Bangsa sejatinya sangat membantu warga di kawasan Garut Selatan itu, manakala anak-anak di wilayah itu tak bisa melanjutkan pendidikannya ke sekolah negeri. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Usai Penggerebekan Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal di Garut, Polisi Dalami Keterkaitan dengan Kasus TKW yang Disiksa di Arab Saudi
-
Aktivitas Gempa Bumi Semakin Tinggi Menyerupai di Turki, Pemkab Garut Keluarkan Surat Edaran Mitigasi Bencana
-
Kabupaten Garut Jajaki Kerjasama Ekonomi dengan Turki dan Negara Eropa Lainnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu