SUARA GARUT - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Cikondang, Desa Tanjung Kemuning, Kecamatan Tarogong Kaler yang dikabarkan hilang kontak sejak November 2022, Ela Lastari kini sudah bisa berkomunikasi dengan seorang temannya di Garut yakni Gungun.
Dalam percakapannya lewat sambungan telephon selularnya dari Arab Saudi, Kamis , 15 Juni 2023, Ela mengabarkan bahwa dirinya sudah berada dalam penanganan polisi Arab Saudi.
Kepada Gungun, Ia menceritakan, selama 3 bulan terakhir ia disekap di rumah majikannya dan sudah 5 bulan tak mendapatkan upah.
Sambil menangis dalam percakapannya itu, Ela menanyakan kondisi dua anaknya yang sejak keberangkatannya ke Arab Saudi dititipkan kepada Gungun. Saat itu kedua anak Ela bernama Sahid dan Samir berusia 1 tahun.
"Kumaha ari barudak sarehat (gimana kabar anak anak sehat semua)," tanyanya.
Ia juga mengabarkan, saat ini dirinya tengah dalam proses kepolisian, dan ia minta untuk segera dipulangkan ke tanah air.
Diberitakan sebelumnya, wanita yang sudah dua kali menjadi PMI di Arab Saudi. Keberangkatannya yang kedua ini disponsori perusahaan yang diduga ilegal.
Kabar terakhir yang diperoleh BP2MI, Ela dinyatakan kabur dari rumah majikannya bernama Khalid. Padahal dari cerita Ela dirinya justru disekap dalam 3 bulan terakhir ini.
Kasus PMI asal Garut yang bermasalah di Arab Saudi ini, pertama kali terkuak dari penelusuran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi dari Fraksi Partai Amanat Nasional Dapil Garut yang menerima informasi dari kalangan wartawan.
Baca Juga: MK Putuskan Pemilu Tetap Terbuka, Fahri Hamzah: Alhamdulillah, Demokrasi Menang
Setelah mendapat informasi dari keluarga Ela di kampung halamannya, anggota legislatif asal Garut ini langsung berkomunikasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
BP2MI menindaklanjuti laporan Enjang Tedi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, hingga berujung pada pengamanan pihak yang memberangkatkan Ela ke Arab Saudi.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Didamprat Wakil Bupati, Kini Kepala Disnaker Garut Pontang Panting Cari Perusahaan Penyalur Ela Lastari
-
Usai Ditegur Wabup, Disnakertrans Garut Mulai Bergerak Telusuri Pihak yang Memberangkatkan Ela Lastari ke Arab Saudi Hingga Alami Penyiksaan
-
Said Bikin Malu! Aksinya Lecehkan Perempuan di Depan Kakbah Sampai Dimuat Koran Lokal
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Influencer Digital Hari Ini: Antara Pengaruh dan Tanggung Jawab
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030