SUARA GARUT - Usai didamprat oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman karena tidak tahu ada warga yang jadi korban penyiksaan di Arab Saudi kini Kepala Disnaker pontang panting mencari perusahaan penyalur tenaga kerja ilegal itu.
Ela Lastari diketahui berangkat ke Riyadh Saudi Arabia pada Oktober 2022 lalu. Kabar terakhir ia dianiaya dan gajinya tidak dibayarkan.
"Kita sudah telusuri ke pihak keluarganya, sebelumnya kita sudah koordinasi melalui BP3MI (Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) dengan BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran) dan sekarang sedang ditelusuri oleh BP2MI dan KBRI," tutur Kepala Disnakertrans, Erna Sugiharti, Rabu (24/05/2023).
Sedangkan keberadaan Ela sendiri, lanjut Kadisnaker, masih dalam penelusuran pihak BP2MI dan KBRI, karena diduga berangkat ke Arab Saudi melalui agen penyalur PMI yang diduga tidak resmi, atau ilegal.
"Cerita dari temannya, bahwa sponsor yang memberangkatkannya adalah orang Karangpawitan. Nah inilah yang sedang dilacak oleh Polres Garut dan Mabes Polri," ungkap dia
Menurut Erna dari penelusurannya ke pihak keluarga Ela di Kampung Cikondang, Kecamatan Tarogong Kaler, Ela sudah 2 kali berangka ke luar negeri, yang pertama ke Singapura pulang karena mendapatkan perlakuan tidak senonoh dan tidak digaji.
"Informasi dari temannya yang dititipi dua anak kembar Ela, menyebutkan dari komunikasi dengan Ela pada Januari 2023, Ela katanya tidak mendapatkan gaji dan diperlakukan tidak senonoh ( di Riyadh- Arab)," kata Erna.
Ditambahkannya, berdasarkan informasi dari keluarganya, Ela sudah menikah empat kali, tapi pernikahan dengan suami keempatnya itu tidak diketahui keluarga.
"Pernikahan ke empat ini keluarganya tidak tahu, karena menikahnyapun tidak memberi tahu keluarga dan pernikahan dilaksanakan di Bekasi," imbuhnya.
Baca Juga: 4 Cafe dengan Playground di Bandung, Bikin Si Kecil Happy
Dengan suami ke empatnya itu, lanjut Erna, ternyata sudah cerai dan dikarunia 2 anak kembar laki laki yang kini dalam perawatan teman sekolahnya Ela.(*)
Editor: Farhan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF