SUARA GARUT - Progres pengusulan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NIPPPK) Kabupaten Garut hingga saat ini yang sudah di acc baru mencapai 147 dari 3,295 usul masuk.
Sementara seminggu sebelumnya, per 5 Juni 2023, yang telah di Acc BKN baru mencapai 42 orang.
Kondisi ini, tentu membuat ribuan guru Calon PPPK Kabupaten Garut bikin galau dan menguras air mata.
Pasalnya mereka tidak menduga, progres tersebut masih minim sekali.
Sementara kabar beredar terkait pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, sudah ramai akan dilaksanakan sebelum hari raya Idul Adha.
Akan tetapi, jika melihat progres pengusulan NIP di kantor Regional III BKN, membuat mereka galau.
Admin Kanreg III BKN menyebutkan penyerahan SK, dan Perjanjian Kerja (PK) menjadi kewenangan sepenuhnya Pemkab di daerah.
Meski begitu, penerbitan SK tersebut mengacu pada persetujuan teknis (Pertek) NIPPPK.
Jadi bagaimana mungkin SK tersebut dapat dilaksanakan sesegera mungkin, sedangkan progres NIPPPK yang acc baru 147 Orang dari tiga ribuan lebih.
Baca Juga: Menyimak Pesan Moral dan Buku Kumpulan Cerita Mere Matkadevi
"Saya jujur saja pesimis penyerahan SK ASN PPPK dapat dilaksanakan sebelum perayaan idul Adha," kata salah seorang guru CPPPK.
Meski begitu kata dia, sebenarnya mereka sudah menunggu dua tahun, untuk diangkat sebagai ASN PPPK, sejak kelulusan seleksi 2021 yang lalu.
Saat itu, banyak guru yang lulus Passing Grade, namun belum mendapatkan penempatan.
Saat ini, mereka hanya bisa bersabar, menunggu progres NIPPPK itu tuntas, dan SK segera di serahkan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya