SUARA GARUT - Sejak Gedung Perpustakaan milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kabupaten Garut, Jawa Barat dibangun menjadi 3 lantai pada tahun 2017 lalu, pengunjung gedung ilmu pengetahuan ini diklaim meningkat tajam.
"Yang menarik itu tingkat kunjungan (perpustakaan) dari 75 orang perhari sekarang ini bisa 500 orang perhari," ungkap Kadispusipda Garut, Totong, usai peresmian gedung rapat dan gedung auditorium Dispusipda, Jumat, 16 Juni 2023.
Dikatakannya, pengunjung perpustakaannya itu, berasal dari murid Taman Kanak-kanak hingga mahasiswa, dan masyarakat umum.
"Bangunan 3 lantai itu kita buat senyaman mungkin, apalagi nanti seperti uang disampaikan pak bupati ada pengembangan layanan perpustakaan, kita pakai lift rencananya," katanya.
Rencana pengembangan Kantor Dispusipda itu akan dilakukan pada tahun 2024.
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyangkal jika Perpustakaan daerahnya kekurangan buku bacaan.
"Bukan berkurang, untuk buku manual tetap ada pengadaan, tapi juga geserkan ke buku digital. Kitapun akan buat tempa digitalisasi pada tahun depan," katanya.
Mengenai ruang auditorium, ia ingin dioptimalkan, termasuk SKPD lain untuk memanfaatkannya dengan membuat film dokumenter tentang keunggulan kearifan lokal Garut. (*)
Editor: Firman
Baca Juga: Tanpa Messi, Di Maria, dan Otamendi, Berikut Pemain Argentina yang Hadapi Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Polsek Malangbong Garut Amankan 12 Orang yang Berpotensi Melakukan Tindakan Premanisme, Semuanya Diperlakukan Seperti ini
-
Ela Lastari TKW Hilang Ditemukan, Enjang Tedi Sebar Rekaman agar Segera Dipulangkan
-
Pengawas Pendidikan di Garut Diberikan Pemahaman Pentingnya Memberikan Hak Anak sebagai Bagian dari HAM
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi