SUARA GARUT - Salah satu tradisi yang terkait dengan kurban adalah pemotongan hewan, seperti sapi, kambing, atau domba, dan pembagian daging kepada yang membutuhkan.
Namun, bagi penderita hipertensi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar konsumsi daging kurban dapat dilakukan dengan aman.
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu penderita hipertensi mengkonsumsi daging kurban dengan bijak.
1. Pilih Potongan Daging yang Rendah Lemak:
Penderita hipertensi disarankan untuk menghindari konsumsi lemak jenuh yang tinggi.
Oleh karena itu, pilihlah potongan daging yang rendah lemak, seperti daging tanpa lemak atau daging dengan lemak yang mudah dipisahkan.
Hindari daging berlemak seperti bagian iga atau lemak yang terlihat jelas.
2. Sisihkan Bagian Lemak Sebelum Memasak:
Jika Anda menerima potongan daging yang memiliki lapisan lemak, sebaiknya pisahkan atau potong bagian lemak sebelum memasak.
Hal ini akan membantu mengurangi jumlah lemak yang dikonsumsi.
3. Hindari Penggunaan Garam Berlebihan:
Penderita hipertensi sebaiknya membatasi konsumsi garam. Saat memasak daging kurban, hindari penggunaan garam berlebihan.
Gunakan bumbu-bumbu alami, seperti rempah-rempah, bawang putih, bawang merah, atau perasan jeruk nipis untuk memberikan rasa pada daging.
4. Pilih Metode Memasak yang Sehat:
Saat memasak daging kurban, pilih metode memasak yang sehat, seperti memanggang, merebus, atau mengukus.
Hindari menggoreng daging, karena metode ini dapat menambah lemak dan kolesterol yang tidak diinginkan.
5. Konsumsi dengan Porsi yang Terkontrol:
Penderita hipertensi disarankan untuk mengatur porsi makan dengan baik. Konsumsilah daging kurban dengan porsi yang terkontrol.
Perhatikan juga asupan karbohidrat, sayuran, dan buah-buahan yang seimbang dalam hidangan Anda.
6. Konsultasikan dengan Dokter atau Ahli Gizi:
Jika Anda memiliki kondisi hipertensi yang lebih serius atau memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang konsumsi daging kurban, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Mereka dapat memberikan saran yang spesifik sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, penderita hipertensi dapat mengkonsumsi daging kurban dengan bijak dan tetap menjaga kesehatan mereka.
Tetaplah memperhatikan pola makan yang seimbang dan menjaga tekanan darah agar tetap terkendali.
Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Muslim yang merayakannya!(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Underworld: Evolution Malam Ini di Trans TV: Darah, Dendam, dan Takdir
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
BRI Cetak Kinerja Solid 2025, Laba Rp57,13 Triliun dan Kredit Tumbuh Dua Digit
-
Didukung Kredit dan Dana Murah, Laba BRI Capai Rp57,13 Triliun di 2025