SUARA GARUT - Pelaksanaan Ibadah qurban tinggal menghitung hari, ummat Islam yang mampu secara materi sudah bersiap dengan hewan untuk diqurbankan, baik berupa domba, kambing, atau sapi dan yang lainnya
Salah satu syarat sahnya penyembelihan hewan qurban adalah putusnya 3 saluran yang ada di sekitar leher hewan, yaitu saluran darah, saluran nafas dan saluran makan.
"Di leher itu ada 3 saluran yang harus diputus dalam penyembelihan hewan. Makanya bila ada saluran yang belum terpotong, maka sempurnakan," kata Zaenal dari DPD Juru Sembelih Halal Indonesia, Kabupaten Garut.
Oleh karena itu, ia menyarankan kepada para eksekutor penyembelihan hewan, agar tidak tergesa gesa dalam melaksanakan tugasnya, tenang dan harus memastikan ketiga saluran tersebut sudah putus sebelum meninggalkan hewan sembelihannya.
Dikatakannya, penting pula untuk memastikan keluarnya darah dari wadaz tidak tersumbat.
"Saluran darah itu harus memancar dua duanya, jika salah satunya, atau kedua duanya tidak memancar, itu artinya ada sumbatan potong saja salurannya, atau bisa dipijit pake tangan supaya darahnya keluar lagi dengan banyak," katanya, saat memberikan latihan sembelih halal di Mesjid Baitul Fattah, Perum Puri Gandasari, RW 14, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, Garut, Sabtu (24/06/2023).
Disebutkannya, cara menyembelih hewan agar bisa memotong ketiga saluran tadi yakni, saluran darah (wadaz), saluran nafas dan saluran ..maka penyembelih harus meletakan alat pemotongnya, golok, atau pisau harus tepat di bawah jakun yang ada di leher hewan.
Untuk itu, menurutnya ada rumus 1, 3, 5 agar tepat sasaran.
"Jika jakunnya tidak teraba, itu ada rumusnya. Kalau unggas memotongnya harus 1 jari dari rahangnya, kalau domba, atau kambing jaraknya 3 jari dari rahangnya, untuk sapi 5 jari. Jangan sembelih pas di jakunnya, karena itu akan sulit sebab jakun itu keras," katanya.
Baca Juga: Rodri Minta Waktu Pulihkan Kondisi Fisik, Menanti Performa Duet Bek Asing Persib Bandung
Ditambahkannya, proses sembelihan itu harus benar dari awal, menuntun hewan jangan dipaksa, jangan terlalu banyak orang (yang menonton), pada saat merebahkan harus hati hat jangan membuat hewan stres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
38 Rumah Warga Malang Rusak Diterjang Angin Kencang, 2 Fasilitas Umum Ikut Terdampak
-
Sisa 660 Kursi! Buruan Daftar Mudik Gratis Jabar 2026 Sebelum Ludes 12 Maret
-
5 Poin Penting Sindikat Scam Online Internasional di Sentul Bogor
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Kamis 5 Maret 2026
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Kamis 5 Maret 2026
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Turnamen Perdana, Total Hadiah Rp 16,8 Miliar
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia