Ahmad Dhani menyebutkan, dia disekolahkan ke SMP Muhamadiyah, karena didorong faktor idiologis mendiang ayahnya.
Akan tetapi saat tumbuh remaja Ahmad Dhani menjadi anak yang rebel atau tidak mau ikut nasehat orang tua.
"Sejak SMA saya dan ayah saya sudah berbeda pandangan soal apapun," katanya.
Diakuinya, dia tidak mau sama dengan ayahnya, karena sudah ingin menjadi diri sendiri.
Oleh sebab itu, sebagai anak politisi, Ahmad Dhani malah menekuni dunia musik.
"Saya tidak mau sama dengan ayah, ayah saya politisi, saya memilih jadi musisi, idiologis ayah Muhamadiyah, saya memilih Nahdlatul Ulama (NU)," tandasnya.
Perubahan prilaku tersebut kata Ahmad Dhani, sejak dirinya remaja terutama saat SMA, sehingga ia tumbuh menjadi anak yang susah dikontrol orang tua. Baik secara pemikiran maupun hal-hal lainya.
Akan tetapi, saat ini kata Ahmad Dhani, saat ayahnya sudah meninggal dunia, dia baru merasakan bahwa apa yang dikatakan orang tua banyak benarnya.
"Akhirnya saat ini, saya harus katakan yang paling benar adalah Papa Saya," kata Ahmad Dani.
Baca Juga: Deretan Pemain Inggris yang Pernah Berkostum Real Madrid, Terkini Ada Jude Bellingham
Akan tetapi pada prinsipnya dia memang tidak ingin sama dengan orang lain, termasuk sama ayahnya saat masih anak-anak. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik
-
Geely Catatkan Rekor Penjualan Global Berkat Mobil Listrik
-
Harga Plastik Naik Drastis, Ini 7 Pengganti Kantong Plastik Cocok untuk Pedagang
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini