SUARA GARUT - Ahmad Dani kecil sukses mendirikan group Band Dewa saat duduk di bangku SMP.
Tidak pernah terbesit sama sekali jika Ahmad Dani, kemudian terjun di panggung politik, setelah suskses menjadi penyayi sekaligus musisi.
Ayah Ahmad Dani Edy Abdul Manaf, dulunya adalah seorang politisi ditahun 1966-1970-an, bahkan sempat dikabarkan menjadi diplomat Republik Indoensia.
Meski begitu, anak pertama dari istri ketiga Edy Abdul Manaf itu, ternyata dilahirkan setelah ayahnya tidak lagi menjadi politisi, atau sudah pensiun.
Namun, meski begitu darah politiknya mengalir dalam tubuhnya dari sang ayah, pria sunda keturunan Garut.
Saat di wawancarai Jaya Suprana, terucap dari mulut Ahmad Dani, bahwa kakeknya yang TNI angkatan 45 ternyata menjadi sahabat Kartosuwiryo.
Seorang Tokoh yang menikah dengan gadis sunda asal Malangbong, bernama Dewi Kulsum dari Kampung Supah Bojong.
Kakeknya kata Ahmad Dani menjadi teman dan ikut bersama Kartosuwiryo, yang publik sebut sebagai pendiri Darul Islam.
Menurut Dani kepada Jaya Suprana menyebutkan dirinya salah jalan menjadi musisi.
Baca Juga: Syahnaz Sadiqah Janji ke Lady Nayoan Tak Akan Dekati Rendy Kjaernett Lagi, Tapi Bohong
Ahmad Dani mengatakan dia memilih terjun di politik saat ini lebih natural.
"Tahun 1982, saat SD saya mendukung PPP,sesuai dengan partai politik yang diikuti Ayah," kata Ahmad Dani.
Akan tetapi di tahun 1992, dia malah mendukung PDI Perjuangan, imbuhnya.
Hal tersebut dilakukan Ahmad Dani saat duduk di SMA, dia berpindah haluan mendukung PDI Perjuangan lantaran tidak ingin sama dengan sang Ayah.
Terakhir kata Ahmad Dani, dirinya dicalonkan menjadi Calon Legislatif PKB untuk daerah pemilihan Bali.
"Saya pernah jadi caleg PKB di Bali tahun 1999," ujarnya.
Saat remaja, kata Ahmad Dani dirinya sempat diceritain soal Politik oleh Ayahnya, dan baru sadar saat ini banyak benarnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi