/
Kamis, 29 Juni 2023 | 10:45 WIB
Hewan kurban di Kabupaten Garut bebas penyakit LSD dan PMK.

SUARA GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut bersama dengan Kantor Kemenag Garut sudah melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan idul kurban.

Pemerintah memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Garut dalam keadaan sehat.

"Tidak ada penyakit-penyakit apapun baik PMK maupun LSD," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan usai melaksanakan salat Idul Adha di Alun-alun Otista Garut, Kamis (29/6/2023).

Rudy menjelaskan jumlah hewan yang dikurbankan kurban tahun ini mengalami peningkatan ada sekitar 9.500 sapi dan 17 ribu domba yang disembelih di Kabupaten Garut.

"Tentu selaku Bupati Garut kami mengucapkan terima kasih dan semoga ini menjadi amal ibadah kepada bapak ibu yang berkurban dalam rangka _hablumminallah_ dan _habluminannas_. Tentu saya pun berharap kita semua di pertemukan lagi di Idul Adha yang akan datang," jelasnya.

Dalam sambutannya, ia juga memaparkan bahwa akibat diterpa Pandemi Covid-19, Kabupaten Garut mengalami penurunan kehidupan ekonomi yang sangat signifikan, sehingga saat ini banyak masyarakat yang belum pulih ekonominya dan belum bisa sejahtera sebagaimana yang diharapkan.

Oleh sebab itu, lanjut Rudy, hal yang berhubungan dengan kurban ini tentu bisa membahagiakan masyarakat Garut yang kesulitan untuk membeli ataupun mengkonsumsi daging khususnya daging hewan-hewan yang hari ini dikurbankan.

"Semoga ini juga memberikan kebahagiaan kepada saudara-saudara kita kaum muslimin, hari ini bisa memasak dan menikmati daging kurban yang dikurbankan oleh bapak ibu sekalian," tandasnya.

Selain di Alun-Alun Garut, pelaksanaan Salat Iduladha 1444 Hijriah juga dilaksanakan di beberapa titik lainnya, seperti Teras Cimanuk, Lapang Setda Garut, hingga beberapa masjid besar yang ada di 42 kecamatan di Kabupaten Garut.(*)

Baca Juga: Presiden Minta Renovasi, Menpora Segera Sambangi JIS Jelang Piala Dunia U-17 2023

Load More