SUARA GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut bersama dengan Kantor Kemenag Garut sudah melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan idul kurban.
Pemerintah memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Garut dalam keadaan sehat.
"Tidak ada penyakit-penyakit apapun baik PMK maupun LSD," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan usai melaksanakan salat Idul Adha di Alun-alun Otista Garut, Kamis (29/6/2023).
Rudy menjelaskan jumlah hewan yang dikurbankan kurban tahun ini mengalami peningkatan ada sekitar 9.500 sapi dan 17 ribu domba yang disembelih di Kabupaten Garut.
"Tentu selaku Bupati Garut kami mengucapkan terima kasih dan semoga ini menjadi amal ibadah kepada bapak ibu yang berkurban dalam rangka _hablumminallah_ dan _habluminannas_. Tentu saya pun berharap kita semua di pertemukan lagi di Idul Adha yang akan datang," jelasnya.
Dalam sambutannya, ia juga memaparkan bahwa akibat diterpa Pandemi Covid-19, Kabupaten Garut mengalami penurunan kehidupan ekonomi yang sangat signifikan, sehingga saat ini banyak masyarakat yang belum pulih ekonominya dan belum bisa sejahtera sebagaimana yang diharapkan.
Oleh sebab itu, lanjut Rudy, hal yang berhubungan dengan kurban ini tentu bisa membahagiakan masyarakat Garut yang kesulitan untuk membeli ataupun mengkonsumsi daging khususnya daging hewan-hewan yang hari ini dikurbankan.
"Semoga ini juga memberikan kebahagiaan kepada saudara-saudara kita kaum muslimin, hari ini bisa memasak dan menikmati daging kurban yang dikurbankan oleh bapak ibu sekalian," tandasnya.
Selain di Alun-Alun Garut, pelaksanaan Salat Iduladha 1444 Hijriah juga dilaksanakan di beberapa titik lainnya, seperti Teras Cimanuk, Lapang Setda Garut, hingga beberapa masjid besar yang ada di 42 kecamatan di Kabupaten Garut.(*)
Baca Juga: Presiden Minta Renovasi, Menpora Segera Sambangi JIS Jelang Piala Dunia U-17 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Ibu Tiri Sedih Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu di Nikahan Teuku Rassya, Padahal Seragam Sudah Siap
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124
-
Kasus Korupsi: Ajudan Abdul Wahid Ngaku Dicatut, Tapi KPK Punya Fakta Berbeda