SUARA GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengungkapkan, jika dirinya bersama dr. Helmi Budiman, pada masa periode kedua ini belum merasa maksimal dalam memimpin Kabupaten Garut.
Salah satunya karena adanya pandemi Covid-19, yang penanganannya membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Rudy mengungkapkan, sebelumnya dirinya bersama dr. Helmi Budiman memiliki cita-cita untuk membangun Kabupaten Garut dengan anggaran yang penuh, di mana pihaknya sudah mengetahui persoalan Kabupaten Garut sejak di periode pertama.
"Di periode kedua kita ternyata tidak bisa berbuat apa-apa karena Covid-19, anggaran tidak bisa dioptimalkan sehingga hasilnya pun tidak bisa maksimal," ucap Rudy Gunawan, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, belum lama ini.
Rudy mengatakan, bahwa di periode pertama pemerintah daerah sanggup membebaskan lahan untuk jalan sepanjang 27 km.
Sedangkan di periode kedua, seharusnya pihaknya mampu membangun Kota Garut yang diprediksi memerlukan anggaran sekitar 2 tirilun rupiah untuk membangun Kabupaten Garut.
"Menyisihkan 400 miliar setiap tahun selama 5 tahun membangun Kota Garut. Ada jembatan, karena Garut itu dibatas dengan Sungai Cimanuk tapi jembatannya kurang," ujarnya.
Pada periode kedua pula, kata Rudy, angka kemiskinan di Kabupaten Garut sebelumnya adalah 8,8%, padahal pemerintah daerah memiliki target 6%.
Namun karena adanya Covid-19, angka kemiskinan pun naik ke angka 10%.
Baca Juga: Video Dewi Perssik Emosi saat Mediasi, Langsung Disholawati Warga
Meski begitu, lanjut Rudy, Pemerintah Kabupaten Garut berhasil menyelamatkan masyarakat Garut dari pandemi Covid-19.
Ia bersyukur bahwa di sela masa pandemi, pihaknya masih bisa membangun beberapa fasilitas seperti kolam renang akuatik, perbaikan beberapa ruas jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, dan beberapa hal lainnya.
"Kami masih mampu untuk memberikan secara konsisten bantuan-bantuan keuangan kepada desa, kepada lembaga-lembaga keagamaan, kepada MUI, di sela-sela kita menghadapi Covid-19," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak