SUARA GARUT - Banyak orang yang bertanya-tanya kenapa bisa ada Kampung Belanda di Desa Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh seorang warga yang mengaku sebagai keturunan asli Belanda yang menetap dan tinggal di tempat itu sejak tahun 1930.
Orang Belanda tersebut menetap dan menikah dengan penduduk setempat sehingga banyak warga di sana yang mirip dengan orang Eropa pada umumnya.
Pantau garut.suara.com, banyak warga di sana yang memiliki paras seperti orang Eropa dengan kulit putih dan mata kebiruan.
Diceritakan oleh warga bernama Fatimah yang mengaku ayahnya merupakan warga Belanda yaitu Andre Joseph.
Menurut Fatimah, dulu ayahnya menikah sebanyak tiga kali dan memiliki anak dari tiap istrinya dua sampai tiga anak.
"Dari keturunan Andre Joseph inilah yang sekarang menempati Kampung Belanda di Cilawu Garut," kata Fatimah dikutif dari Youtube Alman Mulyana, Senin (3/7/2023).
Keturunan dari Adnre Joseph ini sudah sampai anak, cucu bahkan cicit dengan ciri khas kulit putih, rambut pirang dan mata sedikit biru.
Kampung Belanda ini sekarang menjadi tempat liburan alternatif di Garut yang menawarkan suasana perkampungan dan wisatawan bisa berbaur menjalani aktivitas sehari-hari warga setempat.(*)
Baca Juga: Sumber Kekayaan Menpora Dito Ariotedjo, Mau Diperiksa di Kasus Korupsi BTS Kominfo
Berita Terkait
-
Usai Libur Idul Adha PNS di Kabupaten Garut Telat Masuk Kerja, Wakil Bupati Mencak-mencak: Tobat Jangan Makan Tulang Teman
-
Wisata Langka, Kampung Belanda di Garut dengan Suasana Perkampungan dan Warga Keturunan yang Ramah
-
Pemuda Asal Mekarmukti Garut Selamat dari Amukan Massa, Anggota Satpol PP: Heup Heula Pan Geus Aya Polisi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena