SUARA GARUT - Kampung Belanda di Desa Dayeuh Manggung, Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, Jawa Barat mulai digandrungi wisatawan.
Keunikan objek wisata Kampung Belanda, membuat banyak wisatawan yang penasaran dengan keunikan dan keindahannya.
Salah satu keunikan Kampung Belanda adalah rumah penduduk yang hanya berjumlah 12 dan belum pernah direnovasi sejak dibuatnya pada zaman Belanda.
Saat ini Kampung Belanda dikelola Oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII Dayeuh Manggung.
Deretan rumah di Kampung Belanda pada umumnya didirikan pada tahun 1913 dan sampai saat ini masih kokoh berdiri.
Selain itu, rumah di Kampung Belanda pun hanya dihuni oleh 24 orang yang setiap hari menetap dan bekerja di sana.
Rumah-rumah di Kampung Belanda dibangun dengan kontruksi semi permanen dengan dominasi material bebatuan.
Berdiri di atas tanah 7 hektar, kini Kampung Belanda berubah menjadi alternatif tujuan wisata di Kabupaten Garut yang murah meriah.(*)
Baca Juga: Pupuk Kaltim Siap Melahirkan Generasi Inovator yang Melek ESG di Industri Agribisnis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tayang 2027, Anime Mashle Season 3 Bagikan Visual Karakter Domina Blowelive
-
Gibran Terdiam Saat Dengar Jawaban Santri di Jombang: Wah Kayak Debat Capres
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
WALHI Dorong Penataan Ulang Tapteng Berbasis Pemulihan Ekosistem Pascabencana
-
Harta Karun Terpendam di Mamuju: Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa Depan
-
Cicilan Usaha Menunggak? Jangan Panik, Ini Cara Mengajukan Keringanan di BRI
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Tanggung Jawab Tak Terlihat: Beban Emosional Perempuan dalam Keluarga