/
Kamis, 06 Juli 2023 | 11:16 WIB
Aparat melakukan pemeriksaan di sekitar tower SUTET yang menjadi tempat insiden seorang pemuda tersengat listrik di kawasan Cisandaan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

SUARA  GARUT - Baru-baru ini warga Kabupaten Garut dan sekitar dibuat geger dengan aksi nekat seorang pemuda yang memanjat tower Sistem Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Kejadian menghebohkan itu terjadi di kawasan Cisandaan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa 4 Juli 2023.

Akibat aksi gilanya tersebut, sang pemuda ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Selain sekujur tubuhnya gosong, pakaian yang dikenakannya robek-robek. 

Dari keterangan yang disampaikan Kapolsek Pamulihan, Iptu Wawan, korban teridentifikasi bernama Deni.

Korban diketahui memanjat tower SUTET yang terletak di Blok Kebun A PTPN VIII Papandayan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

Wawan menduga Deni dan temannya sebelumnya telah mengonsumsi minuman keras.

“Pada Selasa (4 Juli 2023) kemarin, mereka berhenti sejenak dari perjalanannya untuk beristirahat dan ternyata minum minuman beralkohol yang dioplos," ujar Wawan kepada awak media, Rabu, 5 Juli 2023.

Diduga akibat pengaruh dari minuman tersebut, Deni tiba-tiba menaiki tower SUTET milik PT Alkora yang tidak dilengkapi pagar pembatas itu.

Menurut Wawan, dalam kondisi terpengaruh alkohol itu, Deni memanjat tower SUTET dengan niat membuat konten.

Baca Juga: Reza Arap Pilih Kabur Saat Ditanya Soal Pacar Baru

"Korban memanjat tower tersebut dengan alasan untuk selfie membuat konten dikarenakan pemandangannya sangat bagus," ungkap Wawan.

Namun, belum sampai memanjat hingga puncak, Deni terjatuh dari ketinggian sekira 10 meter.

Sementara itu, temannya segera berlari menghampiri dan menemukan tubuh Deni dalam kondisi yang gosong dengan pakaian robek-robek.

Kemudian, petugas Polsek Pamulihan tiba di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Cisandaan. 

"Petugas Polsek bersama dengan teman korban kemudian membawa korban ke Puskesmas Cisandaan untuk dilakukan perawatan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, kondisi Deni masih kritis akibat luka bakar yang dideritanya. Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, ia dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut. (*)

Load More