SUARA GARUT - Saat ini Pemerintah Kabupaten Garut mengaku alami krisis keuangan hingga untuk bayar listrik pun mengaku kesulitan.
Namun kontras dengan pernyataan itu, Bupati beserta wakilnya dan tak luput dengan sejumlah pejabatnya malah mondar-mandir ke luar negeri.
"Ngaku krisis anggaran tapi malah sering jalan-jalan ke luar negeri kan aneh," kata Ketua GMNI Garut, Jajang Saepulloh kepada garut.suara.com, Kamis (13/7/2023).
Jajang menyesalkan kelakuan pejabat Pemkab Garut yang pergi ke Moskow (Rusia) di tengah kondisi keuangan sedang krisis.
Jajang mempertanyakan urgensi para pejabat yang pergi ke LN.
"Beberapa waktu lalu mereka ke Eropa dalam rangka menghadiri acara expo, hari ini ke Moskow. Apa urgensi nya?" ungkapnya.
Jajang memastikan, mereka berangkat ke luar negeri tidak pakai uang sendiri melainkan APBD (uang rakyat).
"Pemkab Garut sudah mengumumkan kondisi APBD hari ini sedang krisis. Selain itu banyak juga warganya yang masuk dalam kemiskinan ekstrim tapi pejabatnya malah senang-senang main terus ke luar negeri" ujar Jajang.
Jajang berharap, perlu ada audit terhadap anggaran perjalanan dinas Pemkab Garut yang kebanyakan tidak digunakan untuk kepentingan rakyat.
Baca Juga: 4 Fakta Krygyzstan, Negara Ini Dijuluki "Swiss dari Asia Tengah"
"Saya heran politik anggaran Pemkab Garut lebih banyak digunakan untuk jalan ketimbang memenuhi kebutuhan rakyatnya,"imbuhnya.
Jajang pun membeberkan, dalam waktu dekat Bupati Garut, Rudy Gunawan akan berangkat ke Italia.
"Saya tidak tau dalam rangka apa dia pergi ke sana. Mereka tak pernah transfaran dalam penggunaan anggaran," ujarnya.
Menurut Jajang, dalam pemulihan ekonomi rakyat anggaran sebaiknya digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat jangan malah digunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang