SUARA GARUT - Ratusan warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat mengeluhkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dicuri.
Meski tidak pernah mengajukan pinjaman uang online namun tiba-tiba saja mereka mendapatkan tagihan dari penyedia jasa pembiayaan.
Peristiwa tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan yang mengaku sudah lebih dari 500 orang warganya menjadi korban pencurian data.
"Data yang dicuri bentuknya KTP untuk dijadikan jaminan pinjaman uang online," kata Wawan kepada wartawan, Sabtu (15/7/2023).
Awal mula terbongkarnya kasus ini, imbuh Wawan, dirinya mendapatkan laporan dari salah satu ketua RT terkait adanya warga yang merasa tidak meminjam uang tapi kemudian mendapatkan tagihan.
Setelah ditelusuri, ternyata jumlah warga yang mengalami hal itu tidak sedikit tapi mencapai lebih dari 500 orang.
Wawan pun mengaku sangat kaget sekaligus heran kenapa hal itu bisa sampai terjadi.
Ia pun menduga hal ini ada kaitannya dengan pencurian data pribadi warga yang dilakukan pihak tak bertanggungjawab demi keuntungan pribadi.
Diungkapkannya, ratusan warganya itu tiba-tiba mendapatkan tagihan dari pihak Pembiayaan Nasional Madani (PNM). Pihaknya pun telah meminta pihak PNM untuk mengklarifikasi hal ini.
Baca Juga: Nonton Film Bokep Bareng Istri Dosa Atau Tidak Menurut Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya
"Keterangan dari pihak PNM, data pribadi berupa foto kopi KTP warga yang ternyata telah digunakan seseorang untuk mengajukan pinjaman ke PNM. Ini tentu sangat disayangkan kenapa pihak PNM bisa begitu saja langsung percaya tanpa ada proses klarifikasi dulu kepada pemilik KTP", katanya.
Terlebih lagi, tutur Wawan, ada beberapa warga yang sudah meninggal yang juga tercatat sebagai peminjam uang.
Padahal warga tersebut meninggalnya sudah sejak sebelum ada program PNM tersebut muncul di desanya.
"Ada warga yang sudah meninggal sejak tahun 2022 lalu tapi tercatat sebagai peminjam uang di tahun 2023. Ini kan sangat tak masuk akal dan hal ini harus segera diselesaikan", ucap Wawan.(*)
Berita Terkait
-
Pembebasan Lahan Tol Getaci Sudah Sampai Banyuresmi Garut, Bupati: Tanahnya Sudah Dibayar
-
Laboratorium Medis Kimia Farma Resmi Beroperasi, Bupati Garut Berharap Bisa Meningkatkan Indeks Layanan Kesehatan Warga
-
Fenomena di Desa Cigadog Garut, Dari Warga Biasa hingga Istri Kades Pernah Jadi TKW di Luar Negeri
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Bos Doran Group Ungkap Strategi Bangun Ekosistem Retail Teknologi, Siap Menuju IPO
-
Gus Yaqut Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Resep Nastar Tepung Mocaf, Alternatif Kue Lebaran Gluten-Free dan Lebih Sehat
-
Promo JSM Alfamart Minggu Ini: Sirup Mulai Rp8 Ribuan, Kue Kaleng Murah untuk Lebaran
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Tekad Bos MMSGI Perkuat Kualitas SDM RI
-
Jelang THR Cair, Waspada! Penipuan Digital Mengintai Lewat Link Palsu
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
7 Ide Hampers Lebaran Buatan Sendiri, Lebih Berkesan untuk Orang Terdekat
-
Perang Nuklir di Ambang Pintu, Siap-siap Negara Ini Hilang dari Peta Dunia