SUARA GARUT - Pemberlakuan status tenaga honorer sudah diujung tanduk, pasalnya 28 November 2023 pegawai non ASN itu harus sudah ditiadakan.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara, Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas telah memberikan solusi, agar tidak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap honorer.
Akan tetapi, menurut Menteri Abdullah Azwar Anas, solusi terhadap penuntasan honorer tersebut tidak membebani APBN, atau APBD.
Setelah melalui proses pembahasan panjang, saat disodorkan DPR RI agar diangkat PNS secara otomatis, Pemerintah ternyata menolak.
Sebagai solusinya pemerintah menyodorkan ASN jenis baru, yakni PPPK Part Time.
PPP Part Time atau paruh waktu, tentu saja tidak sama dengan PPPK sebelumnya.
PPPK Part Time, hanya bekerja 4 jam per hari, dengan menerima pembayaran gaji dibawah ASN lain pada umumnya.
Banyak kalangan menilai, PPPK Part Time itu, hanya penyebutan istilah saja, pada praktiknya hanyalah berganti nama dari honorer menjadi PPPK Part Time.
Agar terhindar dari PHK massal akibat tidak diperkenankan ada lagi honorer oleh UU ASN, dan PP Nomor 49 Tahun 2018.
Baca Juga: ASDP Operasikan 86 unit Kapal Layani 207 Lintasan Perintis
Oleh sebab itu, PPPK Partime dinilai untuk menyelematkan 2,3 Juta honorer di Indonesia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
TNI Siap Turun Ikut Amankan Demo 27 Agustus: Kami Bantu Perkuatan Polri
-
4 Pilihan HP Xiaomi Snapdragon RAM 8 GB, Cek Harga dan Spesifikasinya
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada September 2026: Kehidupan Lebih Baik
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Prabowo ke NTT, Warga Flores Curhat: Pak, Kami Butuh Psikiater Bukan Hanya Beras
-
Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kick-Off SMK Go Global, Pemerintah Targetkan Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Hingga 2029
-
Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut