SUARA GARUT - Seorang pegawai koperasi simpan pinjam di Kabupaten Garut berinisial M (23) jadi korban pengancaman menggunakan pistol dan golok.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Banjarwangi. M diancam seseorang berinisial D (32) menggunakan golok dan pistol revolver.
Kejadian pengancaman itu dialami M pada Rabu, 12 Juli 2023. Ia baru saja pulang dari rumah warga untuk menagih uang pinjaman dan akan pulang ke rumah.
"Pas di jalan pulang, orang ini klakson terus nyuruh berhenti gak tahu sebabnya. Sebelumnya warga sini sudah kasih tahu kalau ada orang yang suka keliaran dan minta hati-hati," kata M, Selasa, 18 Juli 2023.
M sempat mencari pertolongan warga. Namun seorang bapak yang dilihatnya tak membantu. D yang menghampiri lalu meminta M untuk mengeluarkan isi dalam tasnya.
"Saya bilang isinya cuma kertas data nasabah. Tapi dia marah dan langsung nodong. Pistolnya dikeluarin. Saya panik dan cuma bisa diam," ucapnya.
D lalu meminta uang di dalam tasnya dan menyebut akan mengembalikan pada para nasabah.
Belum selesai urusan dengan M, tiba-tiba ada dua lelaki yang diduga bekerja sebagai bank keliling melintas. D sempat mencegat kedua pria itu namun gagal dihentikan
Saat kembali berinteraksi dengan M, D semakin marah. Tasnya pun direbut dan ia terpaksa melepaskannya.
Baca Juga: Ketua KADIN Arsjad Rasjid Siap Jadi Tim Sukses Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Warga Kecamatan Tarogong Kidul itu memang sedang melakukan aktivitasnya di Kecamatan Banjarwangi. Aksi D yang mengancam M pun sempat terekam kamera dan videonya viral.
Setelah videonya viral, D ditangkap polisi dan diketahui jika dirinya merupakan seorang residivis.
Namun, beberapa hari setelah ditangkap, D kembali dilepaskan polisi dengan alasan terduga pelaku mengalami gangguan jiwa. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi
-
Berapa Kali Prabowo Reshuffle Kabinet? Ini Daftar Bongkar Pasang Menteri Sejak Dilantik
-
Menyoal Pungutan Galon dan Redefinisi Infak Pembangunan di Madrasah
-
KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA
-
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi
-
Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?
-
Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik
-
Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat