SUARA GARUT - Sebuah video viral di media sosial Instagram yang diunggah oleh akun @kitasemuaadalahpenolong dengan judul "PARAT NYA PADA KEMANA!!!???" menampilkan aksi nekat sekelompok emak-emak di daerah Payo Sigadung, Provinsi Jambi.
Dalam video tersebut, terlihat emak-emak tersebut sedang menggerebek sebuah tempat yang diduga digunakan untuk pesta sabu.
Mereka dengan geram menunjukkan beberapa alat hisap sabu yang berhasil mereka temukan di lokasi.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh pengunggah video, tempat tersebut sebenarnya telah dilaporkan oleh warga sekitar satu tahun lalu. Namun, hingga saat ini, tidak ada tindakan yang diambil oleh aparat keamanan. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
"Sangat memprihatinkan sekelompok emak-emak bisa menggerebek lokasi pengedaran narkoba. Basecamp para penyabu tersebut sudah ada sekitar setahun. Namun, pihak aparat tak kunjung menangkap para pengguna narkoba meski sudah dilaporkan oleh masyarakat," terang pengunggah dalam postingannya dikutip garut.suara.com, Selasa, 25/07/2023.
Tidak heran, unggahan tersebut pun menjadi viral dan menuai beragam komentar dari warganet.
Banyak dari mereka yang bertanya-tanya tentang keberadaan aparat dalam menangani kasus-kasus narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.
Selain itu, tindakan nekat emak-emak ini juga mendapat pujian dari sebagian besar warganet.
"Keren bukkk, si ibu sedang menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran," tulis akun @mayangfsari
Baca Juga: Pernah Jadi Discjockey, Nathalie Holscher Ogah Balik Jadi Dirinya yang Dulu: Iya Balik DJ di Dapur
"KERENNN! Ga semua berani kayak ibu ini, tapi emang benar masih banyak tempat yg seharusnya buat aparat sangat mudah grebeknya, tapi ga di lakukan juga," tulis akun @mengs.i
"The power of emak2 netizen lebih netizen lebih percaya polisi tidur diviralin baru ditindak....Baru sidak dan tindak lanjuti selanjutnya," tulis akun @yakuzabdg.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Profil Carla Yules, Miss Indonesia Jadi Finalis Program 'Bake Your Dream'
-
Dunning-Kruger Effect: Kenapa yang Inkompeten Justru Paling Percaya Diri?