/
Selasa, 25 Juli 2023 | 13:00 WIB
Emak-emak di Jambi gerebek tempat yang diduga biasa digunakan untuk nyabu yang tak kunjung ditindak aparat. (Foto: Tangkapan layar instagram @kitasemuaadalahpenolong)

SUARA GARUT - Sebuah video viral di media sosial Instagram yang diunggah oleh akun @kitasemuaadalahpenolong dengan judul "PARAT NYA PADA KEMANA!!!???" menampilkan aksi nekat sekelompok emak-emak di daerah Payo Sigadung, Provinsi Jambi

Dalam video tersebut, terlihat emak-emak tersebut sedang menggerebek sebuah tempat yang diduga digunakan untuk pesta sabu. 

Mereka dengan geram menunjukkan beberapa alat hisap sabu yang berhasil mereka temukan di lokasi.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh pengunggah video, tempat tersebut sebenarnya telah dilaporkan oleh warga sekitar satu tahun lalu. Namun, hingga saat ini, tidak ada tindakan yang diambil oleh aparat keamanan. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.

"Sangat memprihatinkan sekelompok emak-emak bisa menggerebek lokasi pengedaran narkoba. Basecamp para penyabu tersebut sudah ada sekitar setahun. Namun, pihak aparat tak kunjung menangkap para pengguna narkoba meski sudah dilaporkan oleh masyarakat," terang pengunggah dalam postingannya dikutip garut.suara.com, Selasa, 25/07/2023.

Tidak heran, unggahan tersebut pun menjadi viral dan menuai beragam komentar dari warganet. 

Banyak dari mereka yang bertanya-tanya tentang keberadaan aparat dalam menangani kasus-kasus narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.

Selain itu, tindakan nekat emak-emak ini juga mendapat pujian dari sebagian besar warganet. 

"Keren bukkk, si ibu sedang menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran," tulis akun @mayangfsari

Baca Juga: Pernah Jadi Discjockey, Nathalie Holscher Ogah Balik Jadi Dirinya yang Dulu: Iya Balik DJ di Dapur

"KERENNN! Ga semua berani kayak ibu ini, tapi emang benar masih banyak tempat yg seharusnya buat aparat sangat mudah grebeknya, tapi ga di lakukan juga," tulis akun @mengs.i

"The power of emak2  netizen lebih netizen lebih percaya polisi tidur diviralin baru ditindak....Baru sidak dan tindak lanjuti selanjutnya," tulis akun @yakuzabdg.(*)

Load More