/
Minggu, 13 Agustus 2023 | 21:28 WIB
Bahaya yang mengancam ketika kurang minum air mineral. (Foto : pexels.com)

SUARA GARUT - Minum air mineral menjadi salah satu kebutuhan manusia. 

Kebutuhan air minum setiap orang berbeda-beda. Pada orang dewasa konsumsi air mineral yang disarankan sekitar 8 gelas berukuran 230ml atau 2 liter per hari. 

Kurangnya minum air mineral dapat menyebabkan beberapa kondisi atau gejala kesehatan yang mungkin terjadi akibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).

Beberapa penyakit atau gejala yang dapat muncul akibat kekurangan minum air mineral antara lain:

1. Dehidrasi

Dehidrasi dapat terjadi ketika tubuh kehilangan banyak cairan. Salah satu penyebab dehidrasi bisa terjadi karena kurangnya minum air mineral. 

Gejala yang terjadi dapat berupa mulut kering, haus yang berlebihan, kulit kering, mata cekung, urin berwarna gelap, penurunan produksi urin, pusing, dan lemah.

2. Batu Ginjal 

Kurang minum air mineral dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. 

Baca Juga: Bukan Berhenti, Farel Aditya Ternyata Dikeluarkan Dari Sekolah, Benarkah?

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat membuat sisa sisa metabolisme yang seharusnya di buang berupa urin jadi menumpuk di ginjal yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

3. Konstipasi 

Konstipasi merupakan salah satu gangguan pencernaan yang bisa disebabkan karena kurangnya asupan cairan dalam tubuh. 

Kondisi ini dapat menyebabkan tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan, yang dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit

4. Gangguan Kardiovaskular

Kekurangan cairan dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit dalam darah, membuat jantung memompa darah ke seluruh tubuh dengan kerja yang lebih berat. Kondisi ini dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. 

5.  Masalah Kulit

Kekurangan cairan dapat membuat kulit kering, kusam, dan lebih rentan terhadap masalah kulit seperti ruam, gatal-gatal, dan infeksi.

Untuk menghindari berbagai masalah kesehatan, penuhilah anjuran minum air mineral setiap harinya. (*)

Editor: Risman

Load More