SUARA GARUT - Berikut ini adalah link dan cara cek bansos PKH BPNT secara online yang bisa diakses dengan sangat mudah melalui perangkat HP sekalipun.
Bantuan Sosial (Bansos) sendiri selalu dibagikan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Sementara dua jenis bansos yang diberikan secara rutin setiap tahun adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Adapun untuk pembagian PKH dan BPNT sendiri berbeda. Pasalnya PKH adalah bantuan berupa uang tunai, sedangkan BPNT adalah bantuan pangan seperti beras, minyak, dll.
Untuk penerima manfaat bansos PKH maupun BPNT nantinya bisa mengecek datanya secara langsung melalui platform digital yang telah disediakan oleh pemerintah.
Caranya adalah dengan mengakses situs resmi Kemensos dimana terdapat menu untuk mengecek nama penerima manfaat bansos PKH dan BPNT.
Link Bansos PKH dan BPNT 2023
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa untuk mengecek nama penerima bansos PKH maupun BPNT bisa akses dengan mudah secara online di internet.
Caranya tinggal kunjungi situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Tinggal isi data yang diperlukan dan nama penerima akan langsung muncul.
Namun sebelum itu pastikan nama yang ada di KTP sudah terdaftar di website DTKS Kemensos.
Baca Juga: Catat! Ini Rangkaian Ujian Tes CPNS dan PPPK 2023
Cara Cek Bansos PKH Secara Online
Selanjutnya langkah-langkah pengecekan sendiri ini sangat mudah. Lebih jelasnya bisa ikuti panduan singkat yang ada di bawah:
1. Buka aplikasi browser dan masuk ke situs resminya di https://cekbansos.kemensos.go.id
2. Kemudian bisa isi alamat sesuai dengan KTP.
3. Input nama lengkap sesuai KTP dan pastikan penulisannya benar.
4. Masukkan kode captcha pada kotak yang disediakan.
5. Klik tombol ‘Cari Data’.
6. Tunggu beberapa saat, hasil pencarian bakal langsung ditampilkan di layar.
Lebih lanjut, pembagian bansos PKH dan BPNT sendiri diberikan dalam empat tahap untuk Tahun 2023 ini. Tahap pertama pada Januari-Maret, tahap kedua pada April-Juni, tahap ketiga pada Juli-September, dan tahap empat pada Oktober-Desember.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo