SUARA GARUT— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mulai mendistribusikan air bersih ke masyarakat.
Adapun masyarakat yang mengalami krisis air bersih karena kekeringan dampak dari musim kemarau ini tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Garut.
Jumlah kebutuhan air bersih yang meliputi 19 kecamatan itu mencapai 4.468.632 liter dengan asumsi 4 liter untuk satu keluarga dalam waktu pemakaian sehari-hari yang cukup hingga 14 hari.
Pendistribusian air bersih kepada masyarakat Kabupaten Garut yang terdampak kekeringan dari musim kemarau ini juga sebagai salah satu upaya dan program masa tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Garut yang telah diperpanjang hingga Minggu (24/9/2023) terhitung sejak Senin (11/9/2023) lalu.
Berikut progres pendistribusian atau penyaluran air bersih kepada masyarakat yang dilakukan Pemkab Garut dan BPBD Garut di 19 kecamatan terdampak kekeringan hingga Rabu (20/9/2023).
1. Kecamatan Balubur Limbangan: Mulai memproses pipanisasi
2. Kecamatan Cibiuk: Permintaan air sebanyak 10.000 liter
3. Kecamatan Kadungora: Mulai memproses pipanisasi
4. Kecamatan Cilawu: Terdistribusi 5.000 liter dari kebutuhan 92.008 liter.
5. Kecamatan Pasirwangi: Terdistribusi 48.000 liter dari kebutuhan 155.064 liter.
6. Kecamatan Cigedug: Terdistribusi 156.000 liter dari kebutuhan 572.712 liter.
7. Kecamatan Caringin: - (data belum diketahui)
8. Kecamatan Pakenjeng: Terdistribusi 24.000 liter dari kebutuhan 252.000 liter.
9. Kecamatan Cikelet: Mulai memproses pipanisasi
10. Kecamatan Pameungpeuk: Terdistribusi 36.000 liter dari 31.920 liter.
11. Kecamatan Cisompet: - (data belum diketahui).
12. Kecamatan Singajaya: - (data belum diketahui).
13. Kecamatan Peundeuy: Terdistribusi 82.000 liter dari kebutuhan 75.600 liter.
14. Kecamatan Karangpawitan: - (data belum diketahui).
15. Kecamatan Sukawening: Terdistribusi 34.000 liter dari kebutuhan 146.832.
16. Kecamatan Sucinaraja: Terdistribusi 5.000 liter dari kebutuhan 764.400 liter.
17. Kecamatan Kersamanah: Terdistribusi 15.000 liter dari kebutuhan 148.512 liter.
18. Kecamatan Malangbong: Terdistribusi 167.000 liter dari kebutuhan 138.264 liter.
19. Kecamatan Selawi: - (data belum diketahui).(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah