Mulanya, perusahaan yang dipercayakan kepadanya itu tidak serta merta berjalan lancar di dunia bisnis otomotif dan hampir mengalami kebangkrutan. Jatuh bangun pun dialami perusahaan perakitan tersebut.
Tetapi karena keyakinan dan kegigihannya serta pantang menyerah, perusahaan itu dapat Yonto selamatkan dan 'sembuhkan'. Bahkan, hingga kini perusahaan tersebut telah menjadi salah satu perusahaan di dunia otomotif terbesar tanah air.
Omset dari perusahaan manufaktur kendaraan bermotor yang kini bertransformasi menjadi Indomobil Group itu dapat mencapai Rp150 miliar pertahunnya dengan total kepemilikan aset sekitar Rp90 miliar.
Bisnis Indomobil Group bertambah kuat dengan masuknya Liem Sioe Liong cs pada 1981 yang merupakan salah satu konglomerat di Indonesia. Pada 1984, Yonto ditunjuk sebagai Direktur Utama PT. National Motors Co. dan PT Unicor Prima Motor, perakit mobil Mazda, Hino, dan sepeda motor Kawasaki Binter.
Selain di dunia otomotif, Yonto juga pernah berkecimpung di dunia media cetak, yaitu sebagai Komisaris Utama sekaligus Wakil Presiden Komisaris PT. Jurnalindo Aksara Grafika yang merupakan penerbit surat Kabar Bisnis Indonesia pada Juni 2002. (*)
Berita Terkait
-
Dilepas Denny Caknan hingga Dijodohkan dengan Delva Irawan, Happy Asmara Pacaran dengan Bos Mebel?
-
Kisah Account Officer PNM Mekar yang Sukses Menjadi Pengusaha Muda Setelah Menggeluti Bisnis Kedai Kopi
-
Terlahir Dari Keluarga Pejuang Perang, Irwan Mussry Sukses Menjadi Pengusaha Jam Tangan Mewah di Indonesia
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional