SUARA GARUT - Sejumlah ahli kesehatan, telah mempelajari bagaimana gaya hidup warga di beberapa negara yang diketahui memiliki angka harapan hidup tinggi dan rendah.
Dari hasil penelitian tersebut, seperti dilakukan di Jepang yang warganya memiliki angka harapan hidup 79 hingga 100 tahun lebih dan Nigeria dengan angka harapan hidup kurang dari 47 tahun, para ahli berhasil mengidentifikasi prinsip hidup sehat dan panjang umur.
Prinsip hidup sehat dan panjang umur tersebut, ternyata berkaitan dengan gaya hidup seperti makan dan yang lainnya.
Nah dikutip dari Xopom Senin 2 September 2023, berikut ini 5 rahasia hidup sehat dan panjang umur yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, jika hal itu jadi tujuan.
1. Jangan makan berlebihan
Dijelaskan, jika kita bekerja dengan aktivitas fisik yang berat, 2000 kkal per hari sudah cukup untuk kita.
Menurut ahli kesehatan, dengan cara ini, kita melindungi sel tubuh dari kelebihan beban dan menciptakan kondisi agar sel dapat aktif.
2. Pola makan harus sesuai dengan usia
Menurut para ahli kesehatan, makan yang dimakan ketika usia 30, 40 dan 50 tahun harus berbeda.
Baca Juga: Dua Orang Tewas, Saat Ruko yang Ditempati Mereka di Kemayoran Terbakar
Disebutkan, orang berusia 30 tahun disarankan mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan dan kerupuk dalam makanannya, ini akan menyebabkan kulit tetap segar, dan terhindar dari percepatan kerutan.
Orang yang berusia di atas 40 tahun harus makan lebih banyak wortel kaya karoten dan sayuran berwarna merah, kuning, dan oranye lainnya.
Setelah usia 50 tahun, kalsium baik untuk kekuatan tulang dan magnesium baik untuk jantung. Untuk yang berusia 50, makan banyak ikan baik untuk jantung dan pembuluh darah.
3. Jangan terburu-buru pensiun
Menurut para ahli, orang yang menganggur terlihat 5 tahun lebih tua dibandingkan orang yang bekerja.
Beberapa profesi membantu melestarikan generasi muda. Konduktor musik, filsuf, pelukis, dan biksu termasuk di antara orang-orang yang berumur paling panjang.
Berita Terkait
-
Agar Tahu Cara Penanganannya, Ini Perbedaan Rematik dan Asam Urat
-
5 Rekomendasi Kuliner Dekat Stasiun Kereta Cepat Padalarang: Dari Legendaris Hingga Kekinian
-
Tak Sekedar Pahit, Ini 5 Manfaat Brotowali bagi Kesehatan Tubuh
-
Mitos dan Fakta Konsumsi Buah Kepel yang Bisa Meningkatkan Libido, Percaya?
-
5 Pantangan Makan pada Wanita dengan Polycystic Ovary Syndrome
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026