SUARA GARUT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dalam waktu dekat ini siap menggelar 'halqah' (semacam pengajian/ pembinaan) bagi para mantan anggota atau pengikut Negara Islam Indonesia (NII) yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Kabuoaten Garut, KH.Sirojul Munir, saat dijumpai garut suara.con di kantornya, Kamis, 5 Oktober 2023.
"Insha Allah, dalam waktu dekat ini, kami (MUI) akan menyelenggarakan halqah atau pembinaan untuk seratusan mantan pengikut DI/NII di Kabupaten Garut, tempatnya kemungkinan di gedung Pendopo Garut," kata KH. Sirojul Munir.
Menurutnya, agenda pembinaan untuk seratusan eks pengikut NII tersebut merupakan inisiatif dari MUI sendiri, khusunya MUI Kabupaten Garut.
"Ya, ini (agenda halaqah) untuk para mantan anggota atau pengikut NII murni inisiatif MUI, khususnya MUI Kabupaten Garut sebagai kewajiban dan tanggung jawab MUI dalam membina umatnya," katanya.
KH. Sirojul Munir menjelaskan, undangan untuk seratusan orang mantan NII telah disebar dan diharapkan dapat hadir pada waktunya.
Disamping itu, pada agenda halaqah nanti, akan dihadirkan pemateri dari MUI pusat, Gubernur Jawa Barat atau yang mewakili serta Bupati Garut, Rudy Gunawan.
"Insha Allah, undangan telah kami (MUI Garut) sebarkan untuk para mantan pengikut NII di Garut. Kami juga akan menghadirkan pemateri dari MUI pusat, Gubernur Jawa Barat, dan tentunya Pak Bupati Garut, Rudy Gunawan. Mohon doanya semoga agenda acara nanti bisa berjalan lancar," ungkapnya.
Menurutnya, dalam halaqah nanti, para mantan pengikut NII akan dibina, untuk menyatakan 'petobatan' bahkan akan menandatangani pernyataan kesetiaannya terhadap NKRI.
Baca Juga: Makan Malam Tak Dianjurkan Setelah Waktu Isya, Ini Penjelasan Dalilnya
"Ya, nantinya dalam halaqah tersebut para mantan pengikut NII akan menyampaikan semacam 'pertobatan' dan penandatanganan surat pernyataan atau MoU untuk kesetiaannya terhadap NKRI," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu