Amerika Serikat bermain imbang 1-1 kontra Wales di laga pertama Grup B Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmad bin Ali, Selasa (22/11/2022) dinihari WIB.
Amerika Serikat unggul lebih dulu melalui gol Timothy Weah di menit ke-36.
Gareth Bale akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol penalti di menit ke-82. Hasil tersebut membuat kedua tim saling berbagi poin di laga perdananya di Piala Dunia 2022.
Usai pertandingan itu, sosok Timothy Weah menjadi perbincangan pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Timothy Weah adalah putra Presiden Liberia sekaligus legenda AC Milan, George Weah.
Performa apik itu langsung disambut antusias sang ayah.
Melansir Vocketfc.com, Timothy Weah sebelumnya bermain untuk klub Ligue 1 Lille setelah tidak memperpanjang kontraknya dengan PSG.
Dia juga bermain dengan status pinjaman di Celtic. Membantu klub mencapai tahap akhir Piala Skotlandia, sebelum kembali ke Lille lagi musim ini.
Untuk karir internasional, ia memilih Amerika Serikat. George Weah adalah seorang Liberia. Dia saat ini adalah presiden Liberia.
Baca Juga: Viral di Medsos, Pria Dewasa Penganiya Anak-anak Bercanda di Musala Tebet Akhirnya Ditangkap Polisi
Ibu Timothy adalah orang Jamaika. Jadi bagaimana Timothy bisa mewakili Amerika Serikat? Dia bahkan memiliki 25 caps untuk negara Paman Sam.
Timothy memiliki 3 pilihan kewarganegaraan. Dia bisa mewakili Liberia, Jamaika, atau Amerika Serikat. Selain berdasarkan catatan perkembangan karirnya, ia juga bisa mewakili Perancis. Tapi itu tentu bukan pilihan mudah karena Prancis sarat dengan talenta.
Pada akhirnya ia memilih Amerika Serikat, karena ia lahir di Amerika Serikat dan dibesarkan di negara tersebut.
Sejak kecil ia bercita-cita bermain di pentas Piala Dunia bersama Amerika Serikat. Karena dia menganggap Amerika Serikat sebagai rumahnya.
Akhirnya mimpinya menjadi kenyataan. Ia juga menjadi pencetak gol termuda kelima dalam sejarah Amerika Serikat saat bermain untuk AS melawan Bolivia pada 2018, dalam penampilan keduanya.
Di level remaja, ia bermain untuk regu U-17 dan U-19 Amerika Serikat.
Sekarang Amerika Serikat sedang membangun generasi baru untuk sepak bola mereka. Dalam aksi melawan Wales, Amerika Serikat menerjunkan skuad muda.
Sebagai informasi, George Weah menjadi satu-satunya pemain dari benua Afrika yang mampu meraih Ballon d’Or.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan