Perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar memiliki catatan buruk di penunjukkan wasit. Dua wasit di Piala Dunia 2022 Qatar sudah menjadi sorotan publik.
Pertama ada wasit Slovenia, Slavko Vincic di laga Argentina vs Arab Saudi. Terbaru ialah wasit asal Zambia, Janny Sikazwe.
Wasit kelahiran Kapiri Mposhi, Zambia pada 1979 itu menjadi sorotan saat memimpin pertandingan grup F antara Belgia vs Kanada, Kamis (24/11) dinihari WIB.
Pada laga yang dimenangkan Belgia dengan skor tipis 1-0 itu, sejumlah keputusan Sikazwe membuat dirinya dituding sebagai pengatur skor akhir.
Sikazwe dianggap keliru karena tak memberikan hadiah penalti pada dua situasi yang dialami pemain Kanada. Pertama saat striker Tajon Buchanan diinjak dengan sengaja oleh Jan Vertonghen pada menit ke-14 di area penalti.
Kedua, saat Richie Laryea dilanggar oleh Axel Witsel pada menit ke-38. Dalam tayangan lambat terlihat dengan jelas Witsel langgar Laryea dengan sengaja.
"Ini adalah kesalahan paling disayangkan di Piala Dunia 2022 sejauh ini. Tim Kanada harusnya mendapat dua penalti lagi jika wasit bisa bersikap adil dan tegas," tulis ESPN.
Terlibat kasus korupsi dan pengaturan skor
Janny Sikazwe ternyata sudah memiliki rekam jejak kontroversial sebelum ia menjadi pengadil di Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Gegara Desain Jersey, Fans Belgia Minta Negaranya di Eliminasi dari Piala Dunia 2022
Empat tahun lalu saat memimpin laga Liga Champions Afrika 2018 antara Esperance vs Primeiro Agosto, Sikazwe berikan penalti kontroversial untuk tim tuan rumah.
Ia juga menganulir gol dari tim lawan karena dianggap melakukan pelanggaran. Terkait kasus ini, federasi sepak bola Afrika, CAF turun tangan.
Dari laporan investigasi, CAF putuskan untuk Sikazwe diskors dalam kegiatan sepak bola sampai menunggu sidang komite dislpin.
Menurut pihak CAF seperti lansir dari Sportbible, Sikazwe dituduh menerima suap untuk membuat dua keputusan kontroversial pada laga tersebut.
Namun pada 2022, ia kemudian menjadi pengadil di ajang Piala Afrika. Lagi-lagi, Sikazwe membuat putusan kontroversial. Laga Tunisia vs Mali di-setop pada menit ke-85.
Mendapat protes, Sikazwe lalu melanjutkan pertandingan. Namun lagi-lagi ia meniup peluit panjang belum pada waktunya untuk kali kedua.
Pada keputusan keduanya ini, Sikazwe bersikukuh untuk tetap mengakhiri pertandingan. Sontak saja putusan ini mendapat protes keras dari pihak Tunisia yang saat itu tertinggal 0-1 dari Mali.
Menariknya dari laporan investigasi pada kasus ini, Sikazwe kemudian divonis idap heat stroke yang menyebabkan melakukan kesalahan penanganan pertandingan.
Berita Terkait
-
Bocah Thailand Sukses Tebak Hasil 2 Pertandingan Piala Dunia 2022, Inikah Juara World Cup Qatar?
-
Fans Meksiko Dituduh Mau Selundupkan Alkohol di dalam Teropong saat masuk Stadion Piala Dunia 2022 Qatar
-
Fakta Unik Gavi: Man Of the Match Spanyol vs Kosta Rika, Jebolan La Masia
-
Wasit Belgia vs Kanada Punya Jejak Sangat Kontroversial: Diduga Terlibat Pengaturan Skor
-
Portugal vs Ghana di Piala Dunia 2022: Menunggu Aksi Cristiano Ronaldo Usai "Disapih" MU
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Kenalkan Karakter Baru, Ini Tampilan Perdana Film The Angry Birds Movie 3
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026