Sesaat lagi wakil Asia, Timnas Jepang akan lakoni matchday kedua grup E melawan Kosta Rika. Laga Jepang vs Kosta Rika akan berlangsung di Ahmed bin Ali Stadium, Minggu (27/11/2022) pukul 17:00 WIB.
Andai menang atas Kosta Rika, tim berjuluk Samurai Biru itu akan menjadi tim Asia pertama yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Keperkasaan Jepang dengan mengalahkan Jerman di matchday pertama grup E Piala Dunia 2022 menjadi buar bibir dan perhatian publik sepak bola dunia.
Omong-omong soal Jepang dengan julukan Samurai Biru, tahukah kamu, bahwa sebelum menggunakan jersey berwarna biru, Timnas Jepang dulunya pernah gunakan jersey warna merah.
Sebelum membicarakan soal sejarah jersey Jepang yang berwarna merah, kita ulas dulu jersey yang digunakan mereka di Piala Dunia 2022.
Melansir dari laman resmi PSSI-nya Jepang, JFA, konsep jersey Jepang di Piala Dunia 2022 ialah Origami. Yang memiliki makna mendalam.
Jersey Jepang di Piala Dunia 2022 mempunya simbol doa yang membawa kegembiraan dengan gabungkan lipatan gambar pemandangan gunung dan lembah sertai bentuk Origami.
Warna jersey didasarkan dengan julukan Samurai Biru dengan bendera kebangsaan Jepang, Hinomaru di bagian belakang.
Jepang pernah gunakan jersey berwarna merah
Baca Juga: Final Kepagian Piala Dunia 2022, Spanyol vs Jerman: Matador Bakal Seruduk Panser?
Sebenarnya catatan sejarah menunjukkan bahwa seragam biru sudah digunakan Jepang saat tampil di Olimpiade 1936 di Berlin, Jerman. Saat itu timnas Jepang gunakan jersey warna biru muda.
Konsep warna biru muda ini kemudian digunakan secara turun temurun di skuat Jepang.
Menariknya seperti dilansir dari huffingtonpost, tidak pernah ada yang tahu mengapa warna biru yang dipilih sebagai warna kebesaran timnas Jepang.
Menariknya, ada masa di mana skuat Jepang ternyata pernah gunakan jersey warna merah.
Hal itu terjadi saat Kenzo Yokoyama menjadi manajer Jepang pada 1988.
Jersey warna merah sempat digunakan timnas Jepang saat bermain di Piala Kirin 1991.
"Ada masa ketika jersey warna merah dan putih kemudian digunakan pada periode 1988. Namun pada 1992, Jepang kembali memakai jersey berwarna biru dan putih, tak pernah terganti hingga saat ini," tulis JFA.
Berita Terkait
-
Preview Spanyol Vs Jerman, Tim Der Panzer Terancam Pulang Lebih Cepat pada Piala Dunia 2022
-
Siapa Juara Piala Dunia Terbanyak Sejak Digelar 1930?
-
Dokter Gigi Pertama Kali Sebar Gosip Skuad Timnas Arab Saudi dapat Rolls-Royce Phantom karena Kalahkan Argentina
-
Epiknya Ucapan Komentator Saat Saksikan Messi 'Kesurupan' Jebol Gawang Meksiko
-
Spanyol vs Jerman: Pertarungan Taktik Dua Pelatih Jenius
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI