/
Kamis, 01 Desember 2022 | 13:15 WIB
Christian Eriksen sempat tak sadarkan diri di Euro 2020. (Suara.com)

Christian Eriksen menjadi salah satu pemain yang punya andil tak bisa membawa Denmark lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Melawan Australia di matchday terakhir grup D, Denmark kalah 0-1 dari Australia. 

Catatan ini lebih buruk dibanding saat Denmark bermain di Piala Dunia 2018 Rusia. Pada Piala Dunia 2018, mereka masih mampu lolos ke babak 16 besar. 

Nama Christian Eriksen kemudian jadi buah bibir saat Denmark bermain di Euro 2021. Di kompetisi itu, Eriksen sempat kolaps dan tak sadarkan diri. 

Pada pertandingan grup B Euro 2021 antara Denmark vs Finlandia, Eriksen mendadak terhuyung-huyung dan kemudian jatuh ke lapangan, tak sadarkan diri. 

Eriksen alami kolaps karena serangan jantung. Kondisi Eriksen yang kolaps ini membuat semua pemain panik kebingungan. Sejumlah pemain Denmark dengan sigap berusaha memberi pertolongan pertama. 

Setelah sempat dilakukan pertolongan pertama di tengah lapangan, petugas medis langsung melarikan Eriksen ke rumah sakit. 

Beruntung nyawa pemain Manchester United ini selamat. Diakui oleh Eriksen pada Euro 2020, merupakan pengalaman paling mengerikan selama perjalanan kariernya. 

"Saya tak menyangka orang-orang mengirim bunga akibat saya meninggal selama lima menit. Itu sangat luar biasa," ucapnya kepada DR1

Dikatakan oleh Eriksen, bahwa ia masih menerima pesan dari banyak orang. Mereka semua kata Eriksen memberikan doa agar ia bisa segera pulih. 

Baca Juga: Gagal Penalti, Lionel Messi Perpanjang Rekor Buruk di Piala Dunia

"Saya mengucapkan terima kasih secara langsung kepada orang-orang, saya berterima kasih kepada para dokter, rekan tim saya, dan keluarga," ucapnya. 

Rekan Eriksen di Euro 2020 yang juga melihat eks pemain Inter Milan itu tak bernyawa, Martin Braithwaite punya cerita lain. 

Martin Braithwaite yakin bahwa saat itu Christian Eriksen telah meninggal dunia di lapangan. 

"Ada satu momen saat saya melihat Eriksen dan saya pikir dia telah pergi. Ketika Anda melihat tubuh di mana orang itu meninggal, Anda tidak ragu. Kau langsung tahu. Itulah yang kulihat," ucap Braithwaite seperti dilansir dari Marca. 

Load More