PSSI memastikan tak ada pengamanan dari anggota kepolisian di ring satu atau di dalam lapangan saat Timnas Indonesia menjamu Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/12/2022).
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memaparkan, sebagai gantinya, disiapkan steward di dalam lapangan sebanyak 239 orang.
Seluruh steward sudah diberikan pemahaman tugas dan fungsinya.
"Para steward itu berasal dari SUGBK, PSSI ketika bertugas di dalam lapangan memantau ketertiban para penonton dan memberikan pengarahan persuasif kepada para pendukung timnas nanti," kata sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu seperti dilansir dari ANTARA.
Iwan Bule memaparkan, nantinya aparat kepolisian dan gabungan TNI akan berjaga di ring dua dan tiga.
"Sedangkan jumlah keamanan yang berada di ring dua dan tiga sejauh ini berjumlah 1500 personil dan kita koordinasikan dengan pihak kepolisian," jelas dia.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengimbau penonton di SUGBK tidak membawa tas yang terlalu besar dan barang-barang yang dinilai bakal mengganggu pertandingan.
"Jangan membawa tas yang terlalu besar, suar, rokok konvensional maupun rokok elektrik. Minuman dalam kemasan botol pun tidak boleh dibawa masuk dan akan dipindahkan ke wadah plastik. Mari kita sepakati bersama sehingga sukses penyelenggaraan ini menjadi kesuksesan kita bersama," tegas Ketua Umum PSSI tersebut.
Baca Juga: Gereja Katedral JakartaCuma Tampung 50 Persen Jemaat di Perayaan Natal Tahun Ini, Begini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU