Aksi bullying dan hate speech harus diterima oleh Sandy Walsh dari netizen Indonesia pasca ia absen di Piala AFF 2022.
Sejumlah netizen dengan nama akun dari Indonesia menuliskan kalimat tak senonoh di akun Sandy Walsh. Hinaan mereka tuliskan karena kecewa Sandy tak membela Timnas Indonesia di Piala AFF.
Mengutip dari unggahan akun @footballtalentnesia, sejumlah netizen Indonesia menuliskan kata hinaan mulai dari 'monyet' yang ditujukan kepada Sany Walsh.
Selain hinaan binatang, ada juga netizen Indonesia yang menuliskan hinaan kotoran kepada pemain berdarah Belgia tersebut.
"Sandy pindah negara saja," tulis salah satu netizen yang bully Sandy Walsh.
Sontak saja kelakukan netizen Indonesia ini membuat berang sejumlah pihak.
"It's disgusting with people trying to judge Sandy and his club just because he couldn't join FIFA's unofficial tournament," tulis keterangan akun @footballtalentnesia
Sebelumnya, Sandy Walsh di akun Instagram pribadinya mengucapkan permintaan maaf dan penyesalan tidak bisa bergabung bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
"Saya tahu kenapa kalian semua kecewa dan bingung kenapa saya tidak ada di skuad Timnas Indonesia di turnamen mendatang, oleh karena itu saatnya bagi saya untuk menjelaskan situasinya,” jelas Sandy.
Baca Juga: Media Vietnam Sambut Absennya Elkan Baggott dan Sandy Walsh: Indonesia Tidak Diuntungkan!
“Pertama -tama, saya juga kecewa, tidak hanya Anda, saya menempuh perjalanan panjang untuk menjadi warga negara Indonesia, saya juga ke Bali untuk mempersiapkan diri dengan tim,” tambahnya.
Menurut Sandy, ia tak bisa berbuat banyak karena klubnya, KV Mechelen memiliki pertandingan yang sangat penting, dan bertepatan dengan kompetisi Piala AFF 2022.
“Sayang sekali klub saya punya laga penting di saat bersamaan dengan Piala AFF 2022 dan saya sudah diskusi dengan KV Mechelen, PSSI, dengan coach Shin," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Piala AFF 2022: Ribuan Suporter Tim Garuda di Malaysia Dukung Timnas Indonesia Lawan Brunei Darussalam
-
Brunei Jadi Lumbung Gol di Piala AFF 2022, Berapa Gol yang Mampu Dicetak Timnas Indonesia?
-
Rachmat Irianto Lihat Brunei Punya Motivasi Kalahkan Timnas Indonesia: Kami Fokus Ikut Arahan Coach
-
Piala AFF 2022: Shin Tae-yong Nilai Brunei Darussalam Tak Boleh Dianggap Lemah
-
Timnas Indonesia Bisa Menang Mudah Lawan Brunei Darussalam di Piala AFF 2022
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata