/
Senin, 26 Desember 2022 | 11:34 WIB
Tim sepak bola Brunei (the-fabd.com)

Sejarah juga mencatat bahwa tim nasionl Brunei sempat ikut kompetisi di Liga Malaysia. Menariknya pada 1999, mereka membuat kejutan dengan mengangkat trofi Piala Malaysia. 

Mengutip dari catatan FIFA, ada 2500 pesepak bola di Brunei dan mayoritas ialah pemain amatir dan semi profesional. 

Era baru di sepak bola Brunei berlangsung di awal milenium. Kompetisi sepak bola baru diadakan di Brunei pada 2002. 10 tahun kemudian, muncul Liga Super Brunei. 

PSSI-nya Brunei, NFABD menyadari bahwa perkembangan sepak bola mereka hanya bisa terjadi jika ada pengembangan pemain muda dan kompetisi profesional. 

Pihak NFABD pun seperti dilansir dari laman resmi FIFA menegaskan bahwa mereka punya rencana untuk perkembangan pemain muda. 

"Kami memiliki beberapa rencana untuk meningkatkan jumlah anak-anak bermain sepak bola," ujar Direktur Teknis NFABD, Nair Sivaji.

Ya, untuk pengembangan pemain muda, langkah awal yang dilakukan NFABD ialah menarik minat anak-anak di Brunei untuk bermain sepak bola. 

"Kami akan mendirikan pusat bakat di distrik-distrik sehingga bisa menciptakan peluang menghasilkan pemain muda berbakat," tambah Nair.

Sebenarnya tidak hanya itu, yang dibutuhkan sepak bola Brunei untuk bisa maju menurut NFABD ialah sokongan nyata dari pemangku kepentingan agar sepak bola bisa menjadi budaya di negara tersebut.

Baca Juga: Ini Alasan Laga Brunei vs Timnas Indonesia Berlangsung di Stadion Kuala Lumpur Malaysia

Faktanya kendala terbesar Brunei memang budaya sepak bola di sana tidak semasif dengan negara-negara tetangganya seperti Indonesia, Malaysia ataupun Singapura. 

Load More