Pelatih Brunei Darussalam Mario Rivera memberikan kritik pedas kepada kepemimpinan wasit Kim Hee-gon pada laga melawan Timnas Indonesia, Senin (26/12).
Pada pertandingan yang dimenangkan Timnas Indonesia dengan skor telak 7-0. Wasit Kim Hee-gon memberikan kartu merah kepada pemain Brunei Ainur Jufri.
Bek Brunei itu mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-38. Sebelumnya pada menit ke-24, Ainur sudah mendapat kartu kuning pertama.
Bermain dengan 10 orang, Timnas Indonesia pun dengan leluasa obrak-abrik pertahanan Brunei dan mengakhiri pertandingan dengan tujuh gol.
Usai pertandingan, pelatih Mario Rivera menilai wasit Kim Hee-gon merusak pertandingan dengan memberikan kartu merah kepada pemainnya.
"Wasit menghancurkan permainan. Bagi kami ini tidak bisa dipercaya. Saya tidak bisa mengatakannya dengan kata-kata karena di babak pertama dalam 30 menit, para pemain bermain dengan baik tetapi hancur seketika," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski begitu, Mario Rivera menyebut bahwa ia mengapresiasi permainan anak asuhnya. Menurutnya, pemain Brunei mampu mengimbangai permainan Indonesia bahkan dengan hanya 10 pemain.
"Hal positif yang utama adalah tim bermain bagus di setiap pertandingan. Kami memainkan permainan yang bagus bahkan dengan 10 pemain, kami bisa menciptakan peluang," tambahnya.
Akan tetapi kritik Mario Rivera soal wasit yang memimpin tak sepenuhnya disetujui para pendukung Brunei.
Baca Juga: Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: The War Elephants Terlalu Sakti untuk Tim Garuda
Di laman fanspage resmi PSSI-nya Brunei, FABD, sejumlah suporter Brueni anggap Mario Rivera terlalu banyak mencari alasan.
"Kalian harus berhenti mencari alasan. Sepak bola bukan hanya sekedar itu. Kritik pejabat FABD yang berpura-pura sepak bola sedang berkembang. Belajarlah dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan negara lain," tulis salah satu pendukung Brunei.
"Tidak ada yang salah (dengan wasit), jika harus bermain 11 lawan 11, hasilnya pun akan sama," tambah akun lainnya.
"Bermainlah dengan hati dan otak kalian," sambung pendukung lainnya.
Berita Terkait
-
Pesta Gol Saat Lawan Brunei di Piala AFF 2022, Yuk Simak Pesona Punggawa Timnas Indonesia di Luar Lapangan
-
Kalah Telak Atas Indonesia, Pelatih Brunei Darussalam Kritik Kedekatan STY dan Wasit
-
Alasan Syahrian Abimanyu Kurang Puas meski Cetak Gol saat Timnas Indonesia Bantai Brunei
-
Ekspresi "Tak Bahagia" Shin Tae-yong Jadi Sorotan, Padahal Timnas Indonesia Pesta Gol
-
29 Desember Jadi Tanggal Sial untuk Indonesia, Dua Kali Kalah dari Thailand di Piala AFF
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun