Suara.com - Sebuah perusahaan di Cina mengklaim berhasil memecahkan rekor menciptakan kondom lateks tertipis di dunia. Kondom bermerek Aoni itu punya ketebalan hanya 0,036 milimeter. Sebelumnya rekor kondom tertipis dipegang oleh merek asal Jepang, Okamoto.
Kondom ultratipis itu diproduksi oleh Guangzhou Daming United Rubber Products, perusahaan Cina yang memproduksi sekitar 200 juta kondom setiap tahun.
Untuk sementara Aoni hanya tersedia di Asia, tetapi Victor Chan, pemimpin proyek tersebut berharap dalam waktu dekat kondom-kondomnya bisa dipasarkan di seluruh dunia.
Meski demikian, Chan mengatakan proses desain dan pembuatan kondom itu cukup rumit.
"Kami harus bekerja keras untuk mencari campuran yang pas dan resep yang cocok untuk menghasilkan produk yang tepat," jelas Chan.
Chan juga sedang berupaya membuat vibrating condom atau kondom yang bisa bergetar dan kondom pembersih yang dilapisi oleh partikel nano perak.
Inovasi dalam teknologi kondom sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu yayasan milik pendiri Microsoft, Bill Gates, mengucurkan dana untuk membantu pengembangan kondom yang lebih nyaman dikenakan.
Tujuannya adalah untuk mendorong lebih banyak orang menggunakan kondom dalam berhubungan seks, sehingga menghindari kelahiran yang tidak direncanakan.
Salah satu proyek pengembangan kondom yang paling mutakhir juga sedang berlangsung di University of Tennessee, Amerika Serikat. Di sana para ilmuwan menggunakan bahan yang dinamakan superelastomers, agar kondom yang dihasilkan lebih tipis.
Proyek serupa juga sedang dikerjakan di University of Manchester, di Inggris. Para ilmuwan di sana menggabungkan bahan lateks dengan graphene - sejenis karbon yang sering dijuluki sebagai "material super". Campuran itu diharapkan bisa menghasilkan kondom yang lebih tipis, lebih kuat, dan lebih elastis.
Berita Terkait
-
What a Finish! Nonton Piala Dunia 2026 Bonus Kondom Gratis, Kok Bisa?
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
-
Apes! Gagal Beli Kondom Buat Kencan, Pria Ketauan Selingkuh karena Struk Dikirim ke Istri Sah
-
3 Fakta Viral "Bilik Asmara" Beralas Kardus di Pantai Watu Ulo Jember, Kondom Bekas Berserakan!
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?