Suara.com - Jangan langsung percaya kepercayaan konvensional tentang makanan sehat. Karena ternyata banyak makanan yang dinilai 'sehat' ternyata justru mengancam program diet Anda. Boleh jadi, anggapan sehat itu muncul karena kita terpengaruh iklan yang dengan cerdik menumbuhkan kesan tertentu pada produk mereka. Padahal kenyataannya, ada hal buruk yang tidak kita ketahui di balik "makanan sehat" tersebut.
Coba kita kaji lima makanan yang sebelumnya disebut bagus untuk kesehatan.
- Sushi
Bahan dasar sushi, ikan dan beras, merupakan paduan yang bagus. Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang sehat dan tinggi protein. Tapi jangan langsung memesan semua yang ada di daftar menu. Jangan juga memakan sushi dengan campuran saus mayo pedas, diisi dengan krim keju seperti yang ditemukan dalam "Philadelphia Roll’. Kalorinya bakal tinggi. Apalagi memakannya dengan tempura. Pasalnya, tempura mengandung lebih dari 500 kalori setiap rollnya. Dan Anda tidak mungkin hanya makan satu roll saja kan?
Jadi lebih baik pilih sashimi. Atau jika Anda ingin nasi, nigiri yang mengandung sedikit nasi bisa jadi pilihan. Anda juga bisa mengonsumsi ikan salmon, mackerel atau tuna, yang kaya omega-3 dan protein.
Granola
Sering disebut sebagai makanan yang sehat. Tapi Anda harus tahu granola mengandung banyak kalori dalam porsi kecil. Banyak orang merasa aman mengonsumsi setengah cangkir granola. Padahal kalori yang dikandungnya cukup besar. Apalagi jika Anda masih menambahkan gula dan susu.
Granola bar
Menu ini biasanya dikonsumsi saat sarapan atau sebagai ‘camilan’ di sore hari. Padahal makanan ini mengandung banyak gula dan karbohidrat, dan sangat sedikit mengandung protein.
Sebagai gantinya ada pilihan yang mudah dan cepat membuatnya, rebus selusin telur. Kupas segera setelah matang, sehingga Anda tinggal mengambilnya satu per satu saat merasa lapar.
Yogurt
Yogurt memang makanan sehat. Tapi banyak yogurt yang beredar di pasaran justru mengandung lebih banyak gula dibanding minuman bersoda. Tentu bukan langkah bagus, memulai hari dengan banyak gula. Sebagai gantinya, campur beberapa potong keju dengan beberapa jenis buah-buahan. Tambahkan sejumput kayu manis, dan Anda punya sarapan besar.
Jus memang sehat dan mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi sering, proses pembuatannya justru menghilangkan serat yang dikandung dalam kulitnya yang dibuang. Jadi lebih baik Anda membuat smoothie jus yang sehat dengan mencampur seluruh buah atau sayuran sehingga Anda tidak akan kehilangan kandungan seratnya. Untuk mendapatkan kalori, tambahkan satu sendok protein whey, campur dengan susu atau almond tawar. (menshealth.com)
Berita Terkait
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien