Health / Konsultasi
Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB
RS PMI Bogor. (dok. RS PMI Bogor)
Baca 10 detik
  • RS PMI Bogor mengimplementasikan sistem informasi manajemen teraMedik untuk mendukung transformasi digital menjadi rumah sakit modern yang efisien.
  • Kolaborasi sejak 2022 ini mengintegrasikan seluruh unit layanan untuk mempercepat alur administrasi dan pengambilan keputusan klinis tenaga medis.
  • Digitalisasi layanan terpadu telah meningkatkan efisiensi proses klaim BPJS serta meminimalisir kesalahan komunikasi dalam pelayanan pasien rumah sakit.

Suara.com - Transformasi digital di sektor kesehatan terus bergerak cepat dan mulai mengubah wajah layanan rumah sakit di Indonesia. Salah satu contohnya terlihat di RS PMI Bogor yang mengoptimalkan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) teraMedik untuk menghadirkan layanan yang lebih efisien, terintegrasi, dan mendekati konsep smart hospital.

Sejak kolaborasi dengan PT Terakorp Indonesia dimulai pada 2022, sistem digital ini menjadi tulang punggung operasional rumah sakit, menghubungkan seluruh unit layanan dalam satu ekosistem terpadu.

IT Manager RS PMI Bogor, dr. Arief Nugraha, menyebut perubahan paling terasa adalah pada alur pelayanan yang kini jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

“Transformasi besar terjadi pada alur pelayanan, mulai dari pendaftaran yang kini terdigitalisasi hingga rekam medis elektronik terpusat yang mempercepat pengambilan keputusan klinis secara akurat,” ujarnya.

Jika sebelumnya pasien kerap menghadapi proses antre panjang dan alur administrasi yang berlapis, kini sebagian besar proses telah berpindah ke sistem digital. Rekam medis elektronik yang terintegrasi memungkinkan tenaga medis mengakses data pasien secara real-time, sehingga keputusan klinis dapat diambil lebih cepat dan tepat.

Integrasi ini juga berdampak pada efisiensi internal rumah sakit, termasuk dalam proses klaim BPJS yang kini lebih transparan dan terstruktur berkat data yang sudah tersentralisasi.

Seluruh layanan—mulai dari rawat jalan, rawat inap, farmasi, hingga penunjang medis—telah terhubung dalam satu sistem. Proses peresepan obat hingga permintaan pemeriksaan juga dilakukan secara elektronik, sehingga meminimalisir kesalahan komunikasi dan mempercepat alur pelayanan pasien.

Perubahan ini tidak hanya dirasakan di sisi manajemen, tetapi juga langsung berdampak pada pengalaman pasien yang kini mendapatkan layanan lebih cepat, akurat, dan konsisten.

RS PMI Bogor juga mulai mengarah pada pengembangan teknologi lanjutan berbasis data, termasuk analitik dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pengambilan keputusan klinis serta memprediksi kebutuhan layanan di masa depan.

Baca Juga: Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit

“Kami berharap pengembangan sistem ke depan tetap sesuai standar regulator, baik BPJS maupun Kementerian Kesehatan, serta mampu meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan,” tambah dr. Arief.

Direktur Marketing PT Terakorp Indonesia, Muhamad Epi Jarnel, menegaskan bahwa arah pengembangan sistem ini memang difokuskan untuk mendukung konsep smart hospital secara menyeluruh.

“Kami terus mengembangkan teknologi, termasuk integrasi AI, untuk membantu rumah sakit bertransformasi menjadi lebih modern. Selain itu, kami memastikan keamanan data pasien tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dengan sistem digital yang semakin terintegrasi, RS PMI Bogor menjadi salah satu contoh bagaimana konsep smart hospital mulai mengubah pengalaman layanan kesehatan—dari antre panjang menjadi layanan yang lebih cepat, efisien, dan berbasis data.
 
 
 

Load More