Suara.com - Anda tak suka sayur dan buah-buahan? Ada baiknya mulai berubah mulai sekarang. Karena sayur dan buah-buahan banyak mengandung vitamin A. Dan vitamin A berperan penting bagi kesehatan. Vitamin A tak hanya bagus untuk penglihatan, tapi juga meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan alat reproduksi pada perempuan. Secara tidak langsung vitamin A juga mempengaruhi kinerja organ dalam seperti paru-paru, ginjal dan fungsi hati.
Kalangan medis mengenal dua tipe vitamin ini, yakni vitamin A dan provitamin A. Vitamin A, banyak ditemukan di daging, ikan, produk dairy atau bahkan daging ungas. Sedangkan provitamin A banyak terdapat di sayuran dan buah-buahan berwarna terang.
Tapi juga perlu diingat vitamin A larut dalam lemak. Sehingga cara memasak yang salah bisa membuatnya rusak. Itu sebabnya seseorang yang cukup mengonsumsi buah dan sayuran bisa juga kekurangan vitamin A. Berikut empat tanda dan gejala akibat kekurangan vitamin A:
1. Gangguan penglihatan.
Vitamin A mengandung sintesis substansi yang dikenal dengan Rhodopsin, ini merupakan fusi vitamin A dengan opsin protein . Rhodopsin berperan penting adaptasi alami mata pada cahaya redup. Kekurangan vitamin A akan menyebabkan rabun ayam, atau kesulitan melihat dalam situasi remang-remang. Dalam situasi yang lebih akut, seseorang bisa mengalami gangguan xerophthalmia. Gangguan ini ditandai dengan kornea menjadi kering, keriput dan bahkan berpigmen. Gangguan ini juga dapat mengganggu sekresi air mata yang sangat penting untuk menjaga kelembaban mata. Air mata juga berperan 'mengusir' bakteri atau benda asing masuk ke mata. Jika xerophthalmia tidak segera ditangani dapat menyebabkan kebutaan total.
2. Masalah kulit.
Tanda yang paling umum dari kekurangan vitamin A, adalah tekstur kulit berubah drastis. Jika ini dibiarkan bisa menyebabkan xeroderma yang ditandai dengan kondisi kulit yang sangat kering bahkan bersisik.
Kekurangan vitamin A juga bisa memicu phrynoderma. Sebuah kondisi yang ditandai dengan timbulnya jerawat di berbagai bagian tubuh, seperti lengan, paha, punggung, bahu, perut dan bahkan bokong. Phyrnoderma disebabkan oleh penyumbatan kelenjar keringat karena kekurangan vitamin A.
3. Gangguan pernafasan.
Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan sistem pernapasan keseluruhan rentan terhadap infeksi dan bakteri. Kekurangan vitamin A juga mengakibatkan selaput hidung, tenggorokan, bronkus dan trachea menjadi kering dan kasar.
4. Masalah sistem reproduksi.
Pada kaum Hawa, kekurangan vitamin A juga bisa mengganggu fungsi organ reproduksi mereka. Gejala yang paling umum adalah vaginitis, dan keratinizing metaplasia pada pelvis ginjal, saluran telur, rahim, kandung kemih dan bagian lain alat reproduksi. Jika tidak segera diatasi, bisa menyebabkan kemandulan. (Sumber: easygoodhealth.com)
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD