Suara.com - Ada kabar menggembirakan bagi penderita penyakit jantung.
Dalam waktu dekat, akan hadir sebuah pil four in one yang bisa memperpanjang harapan hidup pasien dengan penyakit jantung.
Saat ini para ilmuwan tengah berupaya agar temuannya itu dilisensikan di seluruh dunia, setelah berbagai percobaan membuktikan efektivitas dari superpill tersebut dalam mengurangi risiko penyakit jantung.
Para peneliti telah menyatakan bahwa obat yang diberi nama polypill tersebut akan menjadi pil yang mampu memangkas penyakit jantung dengan potensi yang cukup besar untuk meningkatkan kesehatan global.
Kesimpulan tersebut didapat setelah para ilmuwan melakukan pengujian terhadap lebih dari 3.000 pasien, seperti dikutip dari Daily Express.
Polypill yang merupakan kombinasi dua obat tekanan darah, statin dan aspirin itu diformulasikan para ilmuwan untuk menurunkan kolesterol dan hipertensi.
Para ilmuwan mengatakan bahwa tekanan darah dan kolesterol menurun secara sederhana, tapi sangat signifikan secara statistik pada pengguna polypill dibandingkan dengan pasien yang menjalani perawatan standar.
Ruth Webster dari George Institute for Global Health, Sydney, mengatakan bahwa manfaat terbesar dari pil tersebut terlihat pada pasien yang saat ini tidak menjalani semua obat yang disarankan.
Itu artinya, kata dia, pil tersebut dapat menolong penderita penyakit jantung yang merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia.
Para peneliti yakin bahwa menggabungkan beberapa obat dalam satu pil khasiatnya akan lebih andal. Tetapi meski harganya menjadi lebih murah, polypill tetap tidak mendapat lisensi di Inggris, karena aspirin yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan perdarahan lambung.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Asal Badai Matahari dari Lapisan Tersembunyi, Bisa Jadi Prediksi Cuaca Antariksa
-
Simpul Maut Hiroshima: Satir Ilmuwan Bom Atom dalam Buaian Kucing
-
5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan
-
3 Drama Korea yang Dibintangi Ko Kyu Pil di Tahun 2025, Layak Ditonton!
-
Bareskrim Ambil Alih Kasus 75 Ribu Ekstasi di Mobil Kecelakaan: Sopir Kabur, Ada Lencana Polri!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026