Suara.com - Masyarakat dan konsumen yang selama ini sering mengonsumsi obat kuat ilegal dapat merusak kesehatan tubuh bahkan mengakibatkan kematian.
"Karena obat kuat yang dijual secara bebas di masyarakat, tidak memenuhi persyaratan dan tidak terdaftar di Badan POM," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara (Sumut), Abubakar Siddik di Medan, Minggu (29/6/2014).
Obat kuat ilegal yang beredar tersebut, menurut dia, diduga mengandung bahan kimia obat (BKO) yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
"Jadi, penyebab kematian bagi pengguna obat kuat yang tidak resmi itu, dikarenakan campuran bahan kimiawi dan hal ini harus dihindari," ucap Abubakar.
Dia menyebutkan, konsumen yang sering meminum obat kuat ilegal tersebut, mengalami gangguan ginjal, gangguan hati, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya yang sangat berbahaya.
Bahkan, lanjut Abubakar, para penderita penyakit tersebut, sudah banyak yang pergi berobat ke luar negeri, tetapi sulit untuk disembuhkan.
"Masyarakat juga diminta harus ekstra hati-hati dan teliti, jika ingin mengonsumsi obat kuat ilegal yang tidak jelas dosis dan ketentuan pemakaiannya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak