Suara.com - BPOM dan Kemendag Sita Ribuan Makanan Ilegal
Tim gabungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Perdagangan menemukan ribuan produk makanan ilegal di gudang milik PD Aneka Jaya, Jakarta Barat, Rabu, (25/6/2014) saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor.
"Banyak makanan ilegal siap didistribusi ditemukan dalam gudang ini. Produk tersebut berasal dari Malaysia dan Tiongkok," kata Kepala BPOM Roy A Sparringa di lokasi sidak PD Aneka Jaya, sambil menunjukkan salah satu produk makanan ilegal asal Cina.
Ribuan kardus yang berisi berbagai jenis makanan itu disimpan di tiga gudang. Para pekerja terpaksa menghentikan pekerjaannya saat tim yang melakukan pemeriksaan barang tersebut masuk ke dalam gudang.
"Kami mencoba mengupayakan tidak beredar produk ilegal, yang tentunya dapat merugikan masyarakat. Upaya dilakukan dari hulu agar membuahkan hasil yang maksimal," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim, produk ilegal yang diduga beredar berupa roti kemasan plastik merek "Matilde Vicenda", minuman merek "Remia", saos merek "Meglio" dan selai stroberi merek "Zentis". Ribuan kotak yang berisi produk makanan itu juga terdapat label ML dan BPOM, namun setelah diperiksa ternyata palsu.
"Tampak beberapa jenis makanan kemasan plastik dan botol ini legal. Jangan percaya, karena ternyata nomor izin produksi dan label impor palsu," jelasnya.
Makanan kemasan ilegal diduga jumlahnya meningkat menjelang Ramadhan 1435 H, karena dipengaruhi permintaan. Masyarakat diharapkan berhati-hati membeli makanan kemasan.
"Jangan hanya melihat label izin produksi dan izin dari BPOM, melainkan juga label halal," imbaunya.
BPOM masih melakukan pendataan terhadap produk makanan ilegal tersebut. Hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses penyelidikan terhadap temuan besar ini ditindaklanjuti. Selain menyita produk yang ilegal dan memberi sanksi administrasi kepada pengusahanya, BPOM akan menindaklanjuti secara hukum. (Antara)
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Serum BPOM untuk Memutihkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
Doktif Unboxing Produk Richard Lee yang Masih Beredar Padahal Ditarik BPOM
-
5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit yang Sudah BPOM, Aman Dipakai Harian
-
Skincare Apa yang Bisa Memutihkan Wajah BPOM? Ini Rekomendasi 4 Produk Lokal untuk Dicoba
-
10 Rekomendasi Moisturizer BPOM Murah untuk Mencerahkan Wajah
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800
-
Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum
-
Alasan Revisi Outlook Negatif Ekonomi Indonesia dari Fitch Ratings
-
Wacana Pelarangan Total Rokok Elektronik
-
3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini
-
Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran
-
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
-
SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025
-
Harga Emas Antam Melonjak akibat Konflik Global, Kapan Waktu Terbaik untuk Membelinya?
-
Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025