Suara.com - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin menyita ribuan botol jamu kuat ilegal siap edar dari sebuah mobil, Jumat (21/3/214). Ribuan botol jamu kuat ilegal ini rencananya akan diedarkan di wilayah Kota Banjarmasin.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Afner Juwono mengatakan, polisi berhasil menggagalkan peredaran jamu kuat ilegal dan menangkap pelakunya berkat informasi dari masyarakat.
Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengintaian di jalan A Yani Km 4 tepatnya di depan Lottemart. Mobil tersebut melintas dan polisi pun langsung menghetikannya. Setelah dilakukan pengecekan, ada ribuan botol jamu kuat ilegal siap edar.
"Memang dari ribuan botol itu ada terdapat label Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), namun setelah kita cek ke BPOM, ternyata tidak pernah ada permintaan izin tersebut, dan itu ilegal, langsung saja ribuan botol jamu kuat itu kita sita dan bawa ke Polresta Banjarmasin," terangnya.
Barang bukti kemudian disita untuk proses penyidikan. Pelaku diketahui bernama Kurniawati (45) warga Jalan Mahligai Komplek Damai Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Untuk sementara, pelaku dijerat karena mengedarkan obat-obatan atau obat tradisional tanpa izin edar dari pihak balai BPOM dan dianggap ilegal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi