Suara.com - Peneliti dari Universitas Columbia berhasil menemukan metode untuk memulihkan rambut pasien penderita alopecia areata, penyakit autoimun yang menyebabkan rambut rontok.
Mereka mengidentifikasi sel-sel kekebalan yang bertanggung jawab untuk menghancurkan folikel rambut pada pasien penderita alopecia areata. Alopecia areata dapat menyerang orang pada semua usia, baik laki-laki maupun perempuan.
Mereka menguji obat yang telah disetujui FDA yang menghilangkan sel-sel kekebalan tubuh ini dan mengembalikan pertumbuhan rambut pada beberapa pasien. Pada uji coba ini, pasien yang mengonsumsi obat ini rambutnya tumbuh kembali dalam waktu lima bulan dari awal pengobatan.
"Jika obat terus sukses dan aman, hal itu akan memiliki dampak positif yang dramatis pada kehidupan orang-orang dengan penyakit ini," kata Raphael Clynes, pemimpin peneliti dari Columbia University Medical Center (CUMC).
Dua obat yang disetujui FDA, inhibitor ruxolitinib dan tofacitinib yang mampu memblokir jalur kekebalan tubuh dan menghentikan serangan terhadap folikel rambut.
Tim memulai percobaan klinis inhibitor ruxolitinib pada pasien penderita alopecia areata sedang hingga berat. Dalam tiga percobaan awal, ruxolitinib pertumbuhan rambut benar-benar dipulihkan dalam waktu 4-5 bulan setelah mulai pengobatan dan sel T yang menyerang, menghilang dari kulit kepala. (zeenews.india.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia